Wow! IPO GoTo Oversubscribed 15,7 Kali
Minggu, 10 April 2022 | 16:24 WIB
Oversubscribed GoTo yang sangat tinggi akan memancing investor asing untuk berburu saham dari startup dengan ekosistem terbesar di Indonesia. Pasalnya, GoTo dan underwriter memprioritaskan investor lokal dalam IPO kali ini. Situasi ini membuat perdagangan hari pertama akan semakin menarik untuk dicermati.
Optimisme Investor
Sementara itu, analis PT Kanaka Hita Solvera (KHS) Andhika Cipta Labora mengatakan, kelebihan permintaan hingga 15x menandakan bahwa investor optimistis dengan prospek GoTo ke depannya. Padahal, melalui publikasi prospektus dan paparan publik, manajemen telah menjelaskan kinerja perusahaan yang masih merugi.
Baca Juga: Apakah GoTo Bisa Bantu IHSG Tembus 7.400 Tahun Ini?
Jadi, perkembangan terakhir ini memperlihatkan dengan sangat jelas bahwa investor lebih tertarik dengan masa depan bisnis GOTO, ketimbang masa lalunya. "Saham GoTo ke depannya masih berprospek baik, karena GoTo memiliki ekosistem luas terbentuk dari Gojek, GoPay, Tokopedia, GoTo Financial, dan Bank Jago yang sudah memiliki posisi yang cukup mapan dalam persaingan di sektor masing-masing. Investor lebih memperhatikan kekuatan ini," kata Andhika.
Atas dasar itu, perdagangan saham GOTO diperkirakan akan semarak jika mengacu kepada tingginya demand di masa penawaran umum. Faktor pemicu lainnya adalah keberadaan GOTO sebagai pendatang baru di daftar 10 emiten dengan kapitalisasi pasar terbesar. "Tentu akan semarak diperdagangankan karena GoTo sendiri akan masuk 5 besar saham terbasar market capnya di BEI dan juga nominal saham terjangkau oleh investor ritel," kata Andhika.
Sebagai informasi, GoTo akan melepas 46,7 miliar saham Seri A yang merupakan gabungan antara saham baru yang diterbitkan dan saham treasuri (untuk opsi penjatahan lebih). Ini menjadikan IPO GoTo sebagai IPO terbesar ketiga di Asia serta kelima di dunia sepanjang tahun 2022 ini. Perseroan telah menetapkan harga IPO final Rp 338 per saham sehingga total dana segar yang diraih mencapai Rp 15,8 triliun (US$1,1 miliar). Nilai kapitalisasi pasar GOTO diperkirakan akan mencapai Rp 400,3 triliun (US$ 28 miliar).
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
Arjuna, Sapi Berbobot 1,18 Ton Asal Palembang Jadi Kurban Prabowo
Mengejutkan! 200.000 Anak Indonesia Terjerat Judi Online
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Mengejutkan! 200.000 Anak Indonesia Terjerat Judi Online




