ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Analog Switch Off, Menkominfo Dorong Percepatan Distribusi STB

Minggu, 5 Juni 2022 | 13:08 WIB
YP
FB
Penulis: Yustinus Patris Paat | Editor: FMB
Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G Plate (tengah) saat konferensi pers jelang Analog Switch Off (ASO) di Polairud Bandar Udara Pondok Cabe, Tangerang Selatan, Jumat 29 April 2022.
Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G Plate (tengah) saat konferensi pers jelang Analog Switch Off (ASO) di Polairud Bandar Udara Pondok Cabe, Tangerang Selatan, Jumat 29 April 2022. (Beritasatu Photo/Eman)

Jakarta, Beritasatu.com - Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G Plate mendorong percepatan distribusi set top box (STB) bagi keluarga miskin agar perangkat televisi analog atau tabung dapat menerima layanan siaran televisi digital. Bantuan STB bagi keluarga miskin untuk memudahkan pelaksanaan program penghentian penuh siaran televisi analog atau Analog Switch Off (ASO) yang sudah dimulai 30 April lalu dan akan dilakukan bertahap ke depannya.

"Kami minta perusahaan penyelenggara multipleksing untuk berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan lembaga terkait lainnya, terutama dalam distribusi bantuan STB bagi keluarga miskin," ujar Johnny kepada wartawan, Minggu (5/6/2022).

Menurut Johnny, koordinasi yang ketat diperlukan karena berkaitan dengan ketersediaan data penerima yang sangat krusial. Dia menilai apabila hal itu telah dilaksanakan maka digitalisasi penyiaran nasional akan menjadi mudah.

"Makin cepat, makin baik. Bisa segera dibentuk timnya dan bisa langsung koordinasi untuk memasukkan data-data yang bisa diberikan kepada nanti yang menyediakan STB untuk melakukan distribusinya lebih cepat," tandasnya.

ADVERTISEMENT

Johnny menyatakan saat ini seluruh perangkat televisi yang dimiliki masyarakat belum sepenuhnya digital. Karena itu, Pemerintah mengambil kebijakan untuk menyediakan perangkat STB agar perangkat televisi analog atau tabung dapat menerima layanan siaran televisi digital.

Baca Juga: Ini Alasan Penghentian TV Analog Baru di 3 Wilayah Siaran

STB tersebut, kata dia, disediakan melalui dua kategori, yakni kategori masyarakat miskin dan masyarakat tidak miskin. Untuk keluarga miskin, tutur dia, disediakan penyelenggara multipleksing yaitu 12 stasiun siaran televisi. Apabila terdapat kekurangan STB bagi masyarakat, maka Pemerintah akan membantu penyediaannya untuk masyarakat miskin.

"Terkait dengan pengadaan dan distribusi STB, dapat saya sampaikan bahwa Pemerintah melalui Kominfo telah menyediakan 1 juta unit STB yang saat ini sedang dilakukan distribusinya, dipasang pada perangkat televisi masyarakat yang belum digital," ungkap Johnny.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon