ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Menkominfo dan Dubes Uni Eropa Bahas Peluang Investasi Sektor Digital

Selasa, 7 Juni 2022 | 23:47 WIB
YP
FS
Penulis: Yustinus Patris Paat | Editor: FFS
Menkominfo Johnny G Plate dan Duta Besar Uni Eropa untuk Indonesia H.E. Vincent Piket usai bahas potensi kerja sama di sektor infrastruktur digital, di Kantor Kementerian Kominfo, Jakarta Pusat, Selasa, 7 Juni 2022.
Menkominfo Johnny G Plate dan Duta Besar Uni Eropa untuk Indonesia H.E. Vincent Piket usai bahas potensi kerja sama di sektor infrastruktur digital, di Kantor Kementerian Kominfo, Jakarta Pusat, Selasa, 7 Juni 2022. (istimewa)

Jakarta, Beritasatu.com - Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Johnny G Plate menerima kunjungan Duta Besar Uni Eropa untuk Indonesia H.E. Vincent Piket. Dalam pertemuan itu, kedua pihak membahas peluang investasi infrastruktur digital, skema pembiayaan untuk investasi Indonesia, dan general data protection regulation (GDPR).

"Saya menerima kunjungan Duta Besar Uni Eropa untuk Indonesia Bapak H.E. Vincent Piket hari ini, pertama untuk membahas potensi kerja sama di sektor infrastruktur digital," ujar Johnny usai pertemuan di Kantor Kementerian Kominfo, Jakarta Pusat, Selasa (7/6/2022).

Baca Juga: Kemenkominfo Dukung Pengembangan Komunitas Digital ASEAN

Selain membahas pembangunan potensi kerja sama sektor infrastruktur digital, Johnny juga mendiskusikan peluang kerja sama skema pembiayaan untuk investasi Indonesia, khususnya berkaitan dengan produksi dalam negeri. Apalagi, kata Johnny, Indonesia mempunyai sistem keuangan yang kuat.

ADVERTISEMENT

"Uni Eropa punya sistem keuangan yang kuat dan mempunyai trade pembiayaan besar dan juga ingin untuk diinvestasikan di Indonesia, khususnya di sektor digital, secara khusus terkait dengan produksi dalam negeri, ada beberapa hal yang kami diskusikan," jelasnya.

Baca Juga: Analog Switch Off, Menkominfo Dorong Percepatan Distribusi STB

Menurut Johnny, investasi dari Uni Eropa di Indonesia dapat terwujud dengan beberapa prasyarat yang menjadi acuan pelaksanan regulasi yang berlaku di Indonesia. Termasuk, kata dia, parameter-parameter menyangkut legislasi aturan mengenai data pribadi. Johnny menilai pengaturan di Uni Eropa cenderung sama dengan Indonesia. Menurutnya, kesamaan aturan tersebut akan berpeluang sebagai payung hukum meningkatkan kerja sama ekonomi di bidang digital Indonesia.

"Sama dan senafas dengan Indonesia, aturan-aturannya sejalan dengan Uni Eropa, yang memungkinkan sebagai payung hukum meningkatkan kerja sama ekonomi di bidang digital Indonesia," tegasnya.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

YouTube Nonaktifkan Akun Anak di Indonesia, Ini Alasannya

YouTube Nonaktifkan Akun Anak di Indonesia, Ini Alasannya

OTOTEKNO

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon