Amartha Mengeklaim Ciptakan 271.000 Lapangan Kerja Baru
Rabu, 9 November 2022 | 21:56 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - PT Amartha Mikro Fintek (Amartha) mengeklaim berhasil menciptakan 271.000 lapangan kerja baru sepanjang tahun 2021. Pada saat sama, sejumlah mitra Amartha mencatatkan peningkatan pendapatan sebesar 38%. Hal tersebut dilaporkan Amartha dalam Sustainability Report (SR) periode 2021.
Amartha juga mencatat sekitar 90.000 usaha ultra mikro binaan Amartha berhasil meningkatkan skala usahanya menjadi usaha kecil. Adapun total omzet tahunan mencapai Rp 300 juta pada tahun 2021. Pada saat sama, sejumlah mitra Amartha mencatatkan peningkatan pendapatan sebesar 38%.
Chief Risk and Sustainability Officer Amartha Aria Widyanto menerangkan, peningkatan skala usaha dan pendapatan harus diiringi dengan kemampuan dalam mengelola keuangan. Oleh sebab itu, Amartha juga konsisten memberikan edukasi literasi keuangan bagi para mitra.
"Edukasi literasi keuangan ini meliputi pendidikan tentang pentingnya mencatat arus kas, membiasakan diri untuk menabung, serta literasi untuk memanfaatkan platform digital dalam mengakses layanan keuangan. Tanpa adanya edukasi, UMKM akan kesulitan memisahkan arus kas usaha dan pribadi, sehingga sulit mengembangkan usahanya," terang Aria, di Jakarta, Rabu (9/11/2022).
Aria menjelaskan, sebelum bergabung dengan Amartha, hampir 30% mitra tidak memiliki tabungan dan tidak terbiasa menabung. "Program edukasi literasi keuangan yang dijalankan Amartha juga meliputi proses pengukuran dampaknya," tegas Aria.
Adapun sebanyak 276.000 mitra tercatat telah rutin menabung, bahkan penambahan jumlah tabungan mereka rata-rata meningkat 50% dalam setahun. Percepatan ini turut didukung oleh intervensi digital dari Amartha, yakni dengan menyediakan aplikasi Amartha+.
"Lewat Sustainability Report, Amartha mengajak stakeholder lainnya untuk turut andil dalam mendukung akselerasi pemberdayaan UMKM lewat layanan keuangan yang inklusif. UMKM terbukti memiliki resiliensi yang cukup kuat, terlebih jika diberikan akses keuangan, digitalisasi, serta pendampingan usaha," jelas Aria.
Sejak 2010 Amartha telah menyalurkan pembiayaan secara kumulatif mencapai Rp 8,7 triliun kepada lebih dari 1,2 juta pelaku usaha ultra mikro yang tersebar di 35.000 di Indonesia. Amartha juga memperluas jangkauan operasional dengan membuka 220 poin operasional baru, sehingga total poin operasional Amartha mencapai lebih dari 600 titik.
"Di tengah isu mengenai gejolak ekonomi secara global, Amartha tetap optimistis dapat menjangkau jutaan pelaku usaha ultra mikro lainnya lewat akses keuangan inklusif. Amartha Sustainability Report 2021 ini diharapkan dapat menjadi referensi bagi banyak pihak, bahwa UMKM memiliki potensi besar untuk dikembangkan, serta berpeluang memajukan ekonomi di Indonesia," tutup Aria.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
Dalami Nilai Investasi PPT ET, KPK Periksa Dirut PT CEP
Arjuna, Sapi Berbobot 1,18 Ton Asal Palembang Jadi Kurban Prabowo
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Polisi Temukan Senjata Tajam di TKP Mahasiswi Unpad Dilindas Motor




