Alfabet Tertua di Dunia Ditemukan di Timur Tengah Jauh Sebelum Hieroglif di Mesir
Selasa, 26 November 2024 | 18:18 WIB
Damaskus, Beritasatu.com - Para peneliti telah menemukan alfabet tertua di dunia berusia 4.400 tahun di sebuah makam di Suriah Timur Tengah. Temuan ini dapat membantu para arkeolog mulai menguraikan teks kuno dan menawarkan pemahaman baru tentang bagaimana manusia mulai menulis.
Selama ini peneliti meyakini bangsa Mesir yang mulai membentuk alfabet tertua di dunia melalui hieroglif. Namun, pengungkapan ini menunjukkan sistem alfabet tertua di dunia muncul hampir setengah milenium lebih awal dari bangsa Mesir.
Penemuan ini diumumkan pihak Universitas John Hopkins di Baltimore, Senin (25/11/2024). Peneliti mengatakan mereka menemukan silinder tanah liat dengan teks alfabet tak dikenal di atasnya.
Alfabet tertua di dunia ini terbuat dari tanah liat dan seukuran jari. Peneliti menemukannya di Tell Umm-el Marra yang terletak di lokasi bekas rute perdagangan yang ramai dengan aktivitas ribuan tahun sebelum Yesus dari Nazareth berjalan di Bumi.
Menurut GlennSchwartz seorang arkeolog dari John Hopkins, kesan awal saat melihat alfabet tertua di dunia ini adalah silinder-silindernya yang bisa jadi merupakan label anggur. Namun kemudian teori lain menunjukkan itu mungkin nama atau deskripsi properti.
"Tulisan alfabet tertua di dunia mengubah cara hidup orang," kata Schwartz seperti dikutip DailyMailOnline.com.
"Cara mereka berpikir, cara mereka berkomunikasi. Penemuan baru ini menunjukkan bahwa orang-orang bereksperimen dengan teknologi komunikasi baru jauh lebih awal dan di lokasi yang berbeda dari yang kita bayangkan,” jelasnya.
Ibu kota Suriah, Damaskus, terletak di perbatasan dengan Turki dan berjarak sekitar 498 mil dari Kairo, ibu kota Mesir saat ini.
Namun jarak sebenarnya bahkan lebih jauh karena lokasi penggalian lebih dekat ke Aleppo, yang berjarak 714 mil dari Kairo.
Penemuan alfabet tertua di dunia ini terjadi setelah penggalian selama 16 tahun di serangkaian makam di Suriah. Peneliti John Hopkins bekerja sama dengan Universitas Amsterdam, yang berpusat di Belanda.
Alfabet tertua di dunia ini diperkirakan berasal dari Zaman Perunggu yang berakhir sekitar tahun 2000 sebelum Masehi (SM).
"Sebelumnya, para ilmuwan mengira alfabet tertua di dunia berasal dari Mesir sekitar tahun 1900 SM,” ujar Schwartz.
"Namun artefak kami lebih tua dan berasal dari area berbeda di peta, yang menunjukkan bahwa alfabet tertua di dunia tersebut mungkin memiliki cerita asal yang sama sekali berbeda dari dugaan kami,” lanjutnya.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
Dalami Nilai Investasi PPT ET, KPK Periksa Dirut PT CEP
Arjuna, Sapi Berbobot 1,18 Ton Asal Palembang Jadi Kurban Prabowo
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Polisi Temukan Senjata Tajam di TKP Mahasiswi Unpad Dilindas Motor




