Serangan Iran ke Qatar Picu Penutupan Udara, Rute Penerbangan Kacau
Selasa, 24 Juni 2025 | 02:30 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Serangan Iran ke pangkalan militer Amerika Serikat di Al Udeid, Qatar berimbas pada penutupan wilayah udara di kawasan Timur Tengah. Penutupan wilayah udara tersebut langsung terasa di sektor penerbangan.
Dilaporkan News18, Selasa (24/6/2025), beberapa negara di kawasan, termasuk Qatar, Uni Emirat Arab (UEA), dan Bahrain, menutup sebagian wilayah udaranya, menyebabkan kekacauan jadwal penerbangan domestik dan internasional. Penutupan wilayah udara tersebut dilakukan sebagai langkah antisipatif sesaat setelah Iran menembakkan rudal ke pangkalan militer AS.
“Qatar bahkan telah lebih dahulu menutup ruang udaranya sebelum rudal Iran mencapai wilayahnya, demi melindungi warga sipil dan infrastruktur penting,” lapor News18.
Sejumlah maskapai terkena dampak langsung. Air India Express yang lepas landas dari Cochin, India pada pukul 18.53 waktu setempat harus dialihkan ke Muscat, Omamn. Sementara penerbangan Air India tujuan Doha yang seharusnya berangkat pukul 00.53 dibatalkan karena wilayah udara tertutup.
Penerbangan Qatar Airways menuju Cochin mengalami penundaan dan berdampak pada jadwal penerbangan kembali ke Doha. Penerbangan Etihad Airways dari Cochin ke Abu Dhabi sempat mengudara tapi akhirnya kembali ke bandara asal. Hal serupa dialami oleh Gulf Air dari Trivandrum ke Bahrain yang harus putar balik tak lama setelah lepas landas.
Bandara Internasional Cochin mengonfirmasi adanya gangguan operasional akibat penutupan wilayah udara Qatar dan negara-negara sekitarnya. Para penumpang diminta mengecek status penerbangan secara berkala melalui situs resmi maskapai atau bandara.
Bandara Internasional Thiruvananthapuram juga mengeluarkan pernyataan resmi. “Karena penutupan wilayah udara di Timur Tengah, sejumlah operasional penerbangan terdampak. Kami imbau penumpang untuk mengonfirmasi status penerbangan sebelum berangkat ke bandara,” tulis pihak bandara.
Maskapai IndiGo dan Air India juga melakukan penyesuaian. IndiGo menyatakan sejumlah penerbangan mereka mengalami penundaan dan perubahan rute karena situasi di Timur Tengah yang masih berkembang. Sementara Air India menyatakan membatalkan seluruh penerbangan yang melintasi kawasan tersebut selama 24 jam ke depan.
Iran belum memberikan pernyataan lanjutan terkait dampak luas dari serangannya terhadap Qatar, termasuk gangguan penerbangan komersial. Namun, insiden ini menunjukkan betapa rentannya jalur transportasi udara internasional terhadap konflik militer di kawasan.
Di tengah meningkatnya ketegangan, serangan Iran tidak hanya menimbulkan kekhawatiran geopolitik, tetapi juga menyebabkan gangguan besar terhadap aktivitas sipil. Sejumlah negara kini waspada, dan penumpang diimbau terus memantau perkembangan agar tidak terdampak lebih jauh dari eskalasi yang sedang berlangsung.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
B-FILES
Harga yang Tak Terlihat, Masa Depan yang Terancam
Rio Abdurachman P
Hari Fitri Benahi Diri: Ujian Integritas di Tengah Bayang Korupsi
Muhammad Ishar Helmi
Harga Emas Dunia Tertekan Imbas Data Tenaga Kerja AS yang Kuat




