ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Megawati Sentil Diamnya Dunia Internasional Terkait Tragedi Palestina

Senin, 11 Agustus 2025 | 20:29 WIB
HM
DM
Penulis: Hanif Musyaffa | Editor: DM
Presiden ke-5Megawati Soekarnoputri lantang mempertanyakan rasa kemanusiaan dunia atas penderitaan rakyat Palestina. Ia dengan tegas menyebut Israel bentukan Amerika.
Presiden ke-5Megawati Soekarnoputri lantang mempertanyakan rasa kemanusiaan dunia atas penderitaan rakyat Palestina. Ia dengan tegas menyebut Israel bentukan Amerika. (Beritasatu.com/Dok PDIP)

Jakarta, Beritasatu.com - Presiden ke-5, yang juga Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri menyoroti sikap dunia internasional yang dinilai diam terhadap tragedi kemanusiaan di Gaza, Palestina.

Dalam pidatonya saat peresmian Serambi Pancasila dan peluncuran buku arsip BPUPK di Gedung Arsip Nasional RI, Jakarta, Senin (11/8/2025), Megawati mempertanyakan di mana rasa kemanusiaan negara-negara besar.

"Saya di China ngomong dan banyak yang setuju. Saya tanyakan, kalian itu di mana rasa perikemanusiaannya?" ujarnya penuh semangat.

ADVERTISEMENT

Megawati menegaskan, perjuangan rakyat Palestina tidak bisa dilepaskan dari hak untuk mempertahankan kedaulatan dan kemerdekaannya. Ia mengaku sering menantang kolega internasionalnya terkait sulitnya memberi kemerdekaan kepada Palestina.

"Saya bilang sama teman-teman saya di luar negeri, mereka hanya ingin merdeka. Kenapa kalian tidak kasih?" tegasnya.

Tak gentar disebut provokator, Megawati bahkan menuding Israel sebagai bentukan Amerika. Ia juga mengingatkan sejarah Konferensi Asia-Afrika sebagai bukti komitmen Indonesia dalam mendamaikan dunia sejak lama.

Sementara itu, tiga perempat anggota Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) telah atau akan segera mengakui negara Palestina. Australia, pada Senin (11/8/2025), menjadi negara terbaru yang menjanjikan pengakuan tersebut, dengan rencana menyampaikannya secara resmi pada Sidang Majelis Umum PBB pada September 2025.

Perang Israel-Hamas yang berkecamuk di Gaza sejak serangan 7 Oktober 2023 memicu kembali dorongan global untuk mendukung berdirinya negara Palestina. Langkah ini sekaligus mematahkan pandangan lama status kenegaraan Palestina hanya bisa dicapai melalui perjanjian damai langsung dengan Israel.

Menurut data AFP, sedikitnya 145 dari 193 anggota PBB kini mengakui atau berencana mengakui Palestina. Daftar tersebut mencakup Prancis, Kanada, dan Inggris.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Piala Dunia 2026 Jadi Pelarian Warga Palestina dari Tekanan Konflik

Piala Dunia 2026 Jadi Pelarian Warga Palestina dari Tekanan Konflik

SPORT
Irlandia Larang Menteri Israel Masuk ke Negaranya

Irlandia Larang Menteri Israel Masuk ke Negaranya

INTERNASIONAL
Menlu: Indonesia Tegas Tolak Rencana Israel Kuasai 70 Persen Area Gaza

Menlu: Indonesia Tegas Tolak Rencana Israel Kuasai 70 Persen Area Gaza

INTERNASIONAL
Prabowo dan Menlu Turki Bahas Palestina serta Timur Tengah

Prabowo dan Menlu Turki Bahas Palestina serta Timur Tengah

NASIONAL
Prabowo dan Menlu Turki Bahas Iran dan Palestina di Hambalang

Prabowo dan Menlu Turki Bahas Iran dan Palestina di Hambalang

INTERNASIONAL
Hamas Desak BoP Ambil Sikap Soal Rencana Israel Kuasai 70 Persen Gaza

Hamas Desak BoP Ambil Sikap Soal Rencana Israel Kuasai 70 Persen Gaza

INTERNASIONAL

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon