ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Netanyahu Tegaskan Perang Gaza Belum Usai

Minggu, 19 Oktober 2025 | 06:54 WIB
HH
HH
Penulis: Harumbi Prastya Hidayahningrum | Editor: HP
Perdana Menteri (PM) Israel Benjamin Netanyahu menegaskan perang Gaza belum berakhir.
Perdana Menteri (PM) Israel Benjamin Netanyahu menegaskan perang Gaza belum berakhir. (AP Photo)

Yerusalem, Beritasatu.com - Perdana Menteri (PM) Israel Benjamin Netanyahu menegaskan, perang di Gaza belum akan berakhir sampai Hamas melucuti seluruh senjatanya dan wilayah Palestina benar-benar didemiliterisasi.

Pernyataan tegas ini disampaikan di tengah implementasi gencatan senjata yang baru berjalan 1 minggu dan masih diwarnai ketegangan di lapangan.

Komentar Netanyahu muncul setelah sayap bersenjata Hamas, Brigade Ezzedine Al-Qassam menyerahkan sisa-sisa jenazah dua sandera kepada tim Palang Merah pada Sabtu (18/10/2025) malam waktu setempat. Penyerahan itu dilakukan berdasarkan kesepakatan gencatan senjata yang ditengahi Amerika Serikat (AS). Dari Gaza, jenazah dua sandera tersebut dibawa ke Israel untuk proses identifikasi.

ADVERTISEMENT

Masalah sandera menjadi titik krusial dalam penerapan fase pertama gencatan senjata antara Israel dan Hamas. Pemerintah Israel bahkan mengaitkan pembukaan kembali penyeberangan Rafah, jalur penting yang menghubungkan Gaza dan Mesir dengan ditemukannya jenazah para sandera yang masih tertinggal di wilayah konflik.

Dalam wawancaranya dengan Channel 14, Netanyahu menegaskan, fase kedua gencatan senjata menjadi penentu akhir dari perang Gaza.

“Fase B juga melibatkan pelucutan senjata Hamas dan demiliterisasi Jalur Gaza. Jika itu dapat diselesaikan, semoga dengan cara yang mudah, tetapi jika tidak, dengan cara yang sulit, maka perang akan berakhir,” ujarnya.

Namun, Hamas menolak keras gagasan tersebut. Setelah jeda pertempuran diberlakukan, kelompok itu bahkan disebut tengah berupaya memperkuat kembali kontrolnya atas wilayah Gaza.

Berdasarkan kesepakatan gencatan senjata yang dimediasi Presiden AS Donald Trump, Hamas sejauh ini telah membebaskan 20 sandera yang masih hidup, termasuk sembilan warga Israel dan satu warga Nepal.

Sebagai gantinya, Israel membebaskan hampir 2.000 tahanan Palestina serta menyerahkan 135 jenazah warga Palestina sejak 10 Oktober 2025.

Serah terima terakhir dilakukan pada Jumat (17/10/2025) malam, ketika Israel mengidentifikasi jenazah Eliyahu Margalit, 75 tahun, korban tewas serangan Hamas pada 7 Oktober 2023. Brigade Al-Qassam menyebut dua jenazah terbaru “baru ditemukan hari ini” di bawah reruntuhan Gaza.

Netanyahu menegaskan, pembukaan kembali penyeberangan Rafah akan bergantung pada sejauh mana Hamas memenuhi kewajiban pengembalian semua sandera.

“Pembukaan kembali akan dipertimbangkan berdasarkan bagaimana Hamas memulangkan para sandera dan jenazah korban, serta menjalankan kerangka kerja yang disepakati,” tulis kantor Netanyahu.

Misi Palestina di Kairo sempat menyebut Rafah bisa dibuka kembali pada Senin (20/10/2025) untuk warga Gaza yang tinggal di Mesir. Namun, Israel menegaskan penutupan tetap berlaku hingga pemberitahuan lebih lanjut. Hamas memperingatkan langkah ini bisa menunda proses pengambilan dan pemindahan jenazah.
 

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Pengadilan Israel Gelar Sidang Petisi Pemecatan Menteri Garis Keras

Pengadilan Israel Gelar Sidang Petisi Pemecatan Menteri Garis Keras

INTERNASIONAL
Oposisi Israel Sebut Gencatan Senjata AS‑Iran sebagai Bencana

Oposisi Israel Sebut Gencatan Senjata AS‑Iran sebagai Bencana

INTERNASIONAL
IRGC Bersumpah Bikin Netanyahu Pindah Alam, Rudal Hujani Tel Aviv

IRGC Bersumpah Bikin Netanyahu Pindah Alam, Rudal Hujani Tel Aviv

INTERNASIONAL
Israel Akui Tembakkan 153 Ton Bom ke Gaza Saat Gencatan Senjata

Israel Akui Tembakkan 153 Ton Bom ke Gaza Saat Gencatan Senjata

INTERNASIONAL
Netanyahu Pastikan Maju Lagi di Pemilu Israel 2026

Netanyahu Pastikan Maju Lagi di Pemilu Israel 2026

INTERNASIONAL
Israel-Hamas Gencatan Senjata, Perang Gaza Berhenti 24 Jam

Israel-Hamas Gencatan Senjata, Perang Gaza Berhenti 24 Jam

INTERNASIONAL

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon