Tangkap Maduro, Trump: Tak Ada Kontak dengan Oposisi Venezuela
Minggu, 4 Januari 2026 | 14:57 WIB
Washington, Beritasatu.com - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menegaskan dirinya tidak memiliki hubungan atau komunikasi dengan tokoh oposisi Venezuela, Maria Corina Machado, dalam operasi penangkapan Presiden Venezuela Nicolas Maduro. Pernyataan ini disampaikan Trump di tengah spekulasi internasional mengenai kemungkinan keterlibatan kelompok oposisi dalam aksi besar-besaran Amerika Serikat terhadap pemerintahan Venezuela.
"Tidak," jawab Trump singkat ketika ditanya wartawan apakah ia telah berhubungan dengan Maria Corina Machado terkait operasi tersebut.
Trump kemudian menyampaikan pandangannya mengenai posisi Machado di kancah politik Venezuela. Menurutnya, akan sangat sulit bagi tokoh oposisi itu untuk memimpin negara tersebut di tengah kondisi politik yang kompleks dan terpolarisasi.
"Akan sangat sulit bagi Machado untuk menjadi pemimpin Venezuela," imbuh Trump.
Ia juga menilai Machado tidak memiliki dukungan kuat di dalam negeri.
"Dia tidak mendapat dukungan atau rasa hormat di dalam negerinya. Dia perempuan yang sangat baik, tetapi dia tidak mendapat rasa hormat," kata Trump kepada wartawan, Sabtu (3/1/2026).
Pernyataan Trump ini muncul sehari setelah ia menyatakan bahwa Amerika Serikat telah melancarkan serangan besar-besaran terhadap Venezuela. Operasi tersebut disebut sebagai bagian dari tindakan penegakan hukum AS terhadap Presiden Venezuela, Nicolas Maduro yang sebelumnya telah didakwa atas berbagai tuduhan berat, termasuk kasus narkoba dan terorisme.
Dalam perkembangan terkait, Nicolas Maduro dan istrinya, Cilia Flores, dilaporkan telah ditangkap dan dibawa keluar dari Venezuela. Penangkapan ini menandai eskalasi signifikan dalam hubungan AS-Venezuela yang selama bertahun-tahun diwarnai ketegangan politik, sanksi ekonomi, dan tekanan diplomatik.
Sejumlah media internasional memberitakan adanya ledakan di Caracas pada hari yang sama dengan operasi tersebut. Media-media itu juga mengeklaim bahwa operasi penangkapan dilakukan oleh anggota unit elite Delta Force milik militer Amerika Serikat. Hingga kini, belum ada konfirmasi resmi dari pihak Pentagon terkait keterlibatan langsung unit tersebut.
Penegasan Trump bahwa dirinya tidak berhubungan dengan oposisi Venezuela dipandang sebagai upaya meredam tudingan bahwa Washington bekerja sama dengan tokoh oposisi untuk menggulingkan pemerintahan Maduro. Isu tersebut selama ini menjadi salah satu narasi utama yang disampaikan pemerintah Venezuela dalam merespons tekanan AS.
Pernyataan Trump sekaligus mempertegas posisi pemerintahannya bahwa tindakan terhadap Maduro semata-mata didasarkan pada proses hukum dan kepentingan penegakan hukum Amerika Serikat, bukan agenda politik bersama oposisi Venezuela. Meski demikian, dinamika politik di kawasan Amerika Latin diperkirakan akan semakin memanas seiring perkembangan kasus ini.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
Trump Larang Pungutan Biaya di Selat Hormuz
B-FILES
Diplomasi Internasional demi Benefit Nasional
Khamami Zada
Negara yang Ikut Berkurban
Timothy Ivan Triyono
62 Persen Jemaah Haji Indonesia Telah Kembali ke Tanah Air




