Badai Salju Lumpuhkan AS, Maskapai Batalkan 13.000 Penerbangan
Minggu, 25 Januari 2026 | 13:30 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Badai musim dingin ekstrem yang melanda Amerika Serikat (AS) memaksa maskapai penerbangan membatalkan lebih dari 13.000 penerbangan sepanjang akhir pekan. Cuaca ekstrem tersebut membawa salju lebat, hujan es, dan angin kencang, diikuti suhu dingin ekstrem di sejumlah wilayah.
Mengutip CNBC, Minggu (25/1/2026), data pelacak penerbangan FlightAware melaporkan lebih dari 4.000 penerbangan dibatalkan pada Sabtu. Pembatalan terbanyak terjadi di wilayah Texas, khususnya di Bandara Internasional Dallas Fort Worth dengan hampir 1.500 penerbangan dibatalkan, serta Bandara Dallas Love Field yang mencatat sekitar 190 pembatalan, mencakup sebagian besar jadwal penerbangan harian.
Maskapai berbasis Texas, American Airlines, tercatat membatalkan 1.056 penerbangan pada Sabtu atau lebih dari sepertiga jadwal penerbangan utamanya. Sementara itu, Southwest Airlines membatalkan 579 penerbangan atau sekitar 20 persen dari total jadwal.
Jumlah pembatalan meningkat tajam pada Minggu, dengan total hampir 9.100 penerbangan dibatalkan ketika badai bergerak ke wilayah Mid-Atlantic dan Timur Laut AS. Sejumlah bandara utama terdampak parah, termasuk Bandara Raleigh-Durham di North Carolina hingga Portland, Maine, yang sebagian besar penerbangannya dibatalkan.
Dampak badai juga menerjang hingga wilayah selatan, seperti Atlanta, pusat operasi Delta Air Lines. Di New York, hampir 90% penerbangan dari Bandara LaGuardia dibatalkan, sementara Bandara Ronald Reagan Washington National mencatat pembatalan hingga 96 persen.
Bandara Newark Liberty dan John F Kennedy International Airport juga mengalami pembatalan lebih dari 70% penerbangan, terutama untuk jadwal Minggu.
Maskapai penerbangan secara rutin membatalkan penerbangan sebelum badai besar melanda untuk mencegah pesawat, penumpang, dan awak terjebak di bandara, yang berpotensi memperparah gangguan operasional setelah cuaca membaik.
Meski Januari umumnya merupakan musim sepi perjalanan, badai kali ini diperkirakan tetap mengganggu rencana perjalanan ratusan ribu orang selama beberapa hari.
Sejumlah maskapai besar, termasuk American Airlines, Delta Air Lines, JetBlue Airways, United Airlines, dan Southwest Airlines, mengumumkan pembebasan biaya perubahan jadwal dan pembatalan penerbangan. Kebijakan tersebut berlaku untuk lebih dari 40 bandara di seluruh Amerika Serikat, termasuk bagi penumpang dengan tiket kelas ekonomi dasar.
American Airlines menyatakan pihaknya telah memindahkan armada dan menambah jumlah staf di bandara-bandara utama guna mengurangi dampak badai serta mempercepat pemulihan operasional setelah kondisi cuaca membaik.
Sementara itu, National Weather Service memperingatkan bahwa badai musim dingin ini berpotensi memengaruhi ratusan juta penduduk AS dan diperkirakan membawa salju lebat, hujan es, serta hujan beku dari wilayah Southern Rockies hingga New England setidaknya hingga Senin.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
B-FILES
Diplomasi Internasional demi Benefit Nasional
Khamami Zada
Negara yang Ikut Berkurban
Timothy Ivan Triyono
Revitalisasi Alun-alun Kota Serang Ditargetkan Rampung Desember 2026




