Iran Siap Bantu Indonesia Perkuat Ketahanan Pangan dan Energi
Minggu, 15 Februari 2026 | 07:09 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Dubes Iran untuk Indonesia Mohammad Boroujerdi menyatakan kesediaan negaranya mendukung Indonesia memperkuat ketahanan pangan dan energi yang merupakan dua agenda prioritas dalam visi Asta Cita pemerintahan Presiden Prabowo.
"Saya menyatakan Iran siap. Perusahaan-perusahaan Iran siap membantu di bidang tersebut," ujar Boroujerdi dikutip dari Antara, Minggu (15/2/2026).
Ia menjelaskan hubungan diplomatik yang terjalin antara Iran dan Indonesia selama hampir 76 tahun telah memperkuat kerja sama kedua negara di bidang politik, hubungan internasional, budaya, agama, dan ekonomi. Meski demikian, Iran menyakini masih banyak kerja sama dalam bidang lain yang bisa dijalin.
"Kami percaya itu belum cukup, tetapi kami masih memiliki banyak kapasitas untuk mengurusnya," tambahnya.
Pemerintah Indonesia di bawah Presiden Prabowo telah mempromosikan Asta Cita sebagai salah satu dari delapan visi strategis, termasuk penguatan ketahanan pangan dan energi untuk mendorong kemerdekaan nasional. Boroujerdi menekankan, Iran siap mendukung pencapaian agenda ini melalui kerja sama nyata pada kedua sektor tersebut.
Ia menyebut Iran merupakan salah satu negara penting di kawasan dan global dalam bidang energi dan ketahanan pangan, dengan pengalaman serta sumber daya yang dapat dibagikan. Saat ini, Iran tengah membuka saluran untuk diskusi dan negosiasi dengan sejumlah perusahaan Indonesia untuk mewujudkan peluang kerja sama ideal antara kedua negara.
Pada sektor energi, Iran siap bekerja sama tidak hanya di bidang minyak dan gas, tetapi juga energi baru dan terbarukan. Secara teknis, Boroujerdi menyebut negosiasi antara perusahaan Iran dan Indonesia sedang berlangsung untuk menyelesaikan skema kemitraan.
Boroujerdi juga mengungkap sejumlah produk susu, buah, dan makanan Iran siap memasuki pasar Indonesia melalui mitra lokal. Sementara itu, perusahaan Indonesia tengah dalam proses penjajakan peluang ekspansi ke Iran, bekerja sama dengan pihak Iran di bidang kopi, cokelat, dan sektor lainnya.
"Jadi, kami sedang bernegosiasi saat ini dan saya berharap negosiasi ini akan sangat bermanfaat dan kita akan melihat kerja sama yang sebenarnya dalam waktu dekat," pungkas Boroujerdi.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
B-FILES
Harga yang Tak Terlihat, Masa Depan yang Terancam
Rio Abdurachman P
Hari Fitri Benahi Diri: Ujian Integritas di Tengah Bayang Korupsi
Muhammad Ishar Helmi
Harga Emas Dunia Tertekan Imbas Data Tenaga Kerja AS yang Kuat




