Diplomasi Prabowo di AS: Menjembatani Perdagangan dan Perdamaian Gaza
Jumat, 20 Februari 2026 | 15:45 WIB
Washington, Beritasatu.com - Presiden Prabowo Subianto melakukan kunjungan resmi ke Washington DC, Amerika Serikat (AS), dengan agenda strategis yang mencakup pertemuan bilateral bersama Presiden AS Donald Trump serta kehadiran dalam Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Dewan Perdamaian Gaza atau Board of Peace (BoP).
Kunjungan ini menjadi sorotan internasional karena memadukan dua isu besar sekaligus, yakni perundingan tarif Indonesia-Amerika Serikat serta diplomasi global terkait implementasi gencatan senjata di Gaza, Palestina.
Prabowo Tiba di Washington DC
Presiden Prabowo tiba di Pangkalan Militer Joint Base Andrews, Maryland, Rabu (18/2/2026). Kedatangannya disambut Duta Besar RI untuk Amerika Serikat Dwisuryo Indroyono Soesilo, Atase Pertahanan RI di Washington DC Marsekal Pertama (Marsma) TNI E Wisoko Aribowo, serta Maintenance Group Commander Kolonel Gary Charland.
Setelah prosesi penyambutan, Presiden Prabowo langsung menuju hotel tempatnya bermalam selama berada di Washington DC. Setibanya di hotel, presiden menerima buket bunga dari seorang anak perempuan yang mengenakan pakaian tradisional Indonesia.
"Selamat datang di Washington DC Bapak Presiden," kata diaspora dan mahasiswa Indonesia saat menyambut Prabowo di hotel, dikutip dari Antara.
Bahas Tarif dan Kerja Sama Perdagangan RI-AS
Pertemuan Prabowo dan Trump disebut akan membahas perundingan tarif Indonesia-AS, termasuk kelanjutan negosiasi kerja sama perdagangan kedua negara.
Isu tarif dan perdagangan bilateral menjadi krusial di tengah dinamika ekonomi global serta potensi kebijakan proteksionisme yang dapat memengaruhi ekspor Indonesia ke pasar Amerika Serikat.
Selain agenda ekonomi, Presiden Prabowo juga dijadwalkan menghadiri KTT Dewan Perdamaian Gaza (Board of Peace/BoP) pada 19 Februari 2026.
Indonesia Resmi Anggota Board of Peace
Indonesia resmi menjadi anggota Dewan Perdamaian setelah Presiden Prabowo menandatangani piagam pembentukan lembaga tersebut dalam peluncuran di Davos, Swiss, pada 22 Januari 2026.
KTT BoP dipimpin Presiden Amerika Serikat Donald Trump Jr selaku inisiator. Sejumlah pejabat Gedung Putih (White House) sebelumnya menyebutkan bahwa pertemuan puncak tersebut menjadi forum perdana Dewan Perdamaian Gaza.
Selain Indonesia dan Amerika Serikat, negara-negara yang turut menandatangani piagam tersebut, antara lain Hungaria, Bahrain, Maroko, Argentina, Belgia, Mesir, Arab Saudi, Turki, Uni Emirat Arab, serta sejumlah negara lainnya.
Keterlibatan Indonesia dalam forum ini memperkuat posisi Jakarta dalam diplomasi multilateral serta mempertegas dukungan terhadap perdamaian Palestina.
Upaya Nyata untuk Gaza
Presiden Prabowo Subianto menghadiri pertemuan perdana Board of Peace di Washington DC untuk mendorong implementasi dan keberlanjutan gencatan senjata di Gaza, Palestina.
"Saya berada di sini atas undangan Presiden Amerika Serikat untuk menghadiri pertemuan Board of Peace yang sangat penting. Pertemuan resmi pertama dari Board of Peace untuk membahas implementasi dan kelanjutan gencatan senjata di Gaza. Kami terus berupaya merintis jalan menuju solusi yang nyata dan berkelanjutan atas isu Palestina," kata Prabowo dalam Forum Bisnis dengan US Chamber of Commerce di Washington DC, Rabu (18/2/2026).
Prabowo menegaskan komitmen Indonesia terhadap prinsip politik luar negeri bebas aktif. Indonesia, kata dia, tidak memihak blok kekuatan tertentu dan tetap berperan aktif dalam menciptakan stabilitas global.
"Kami melanjutkan kebijakan luar negeri nonblok, menghormati semua kekuatan besar. Saya menyatakan tekad untuk menjalankan kebijakan 'Good Neighbor Policy'," tegas Prabowo.
Sikap tersebut sejalan dengan posisi Indonesia yang konsisten mendukung perjuangan Palestina serta mendorong penyelesaian konflik melalui jalur diplomasi dan mekanisme multilateral, termasuk solusi dua negara (two-state solution).
Diplomasi Indonesia di PBB
Sebelumnya, pada Senin (16/2/2026), Menteri Luar Negeri Sugiono melakukan pertemuan bilateral dengan Wakil Tetap Palestina untuk Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), Menteri Riyad Mansour, di Kantor Perwakilan Palestina, New York, AS.
Dalam pertemuan itu, Sugiono menegaskan dukungan Indonesia terhadap Palestina serta komitmen untuk mendorong perdamaian yang adil dan berkelanjutan.
"Partisipasi Presiden Indonesia bertujuan memastikan setiap keputusan yang diambil selaras dengan Piagam PBB dan upaya multilateral yang ada, guna membuka jalan bagi perdamaian yang adil dan berkelanjutan," ucap Sugiono.
Sugiono juga menyampaikan partisipasi Presiden Prabowo dalam forum Board of Peace bersama sejumlah pemimpin dunia, termasuk negara-negara yang tergabung dalam “Kelompok 8”, yakni Indonesia, Arab Saudi, Turki, Mesir, Yordania, Qatar, Uni Emirat Arab, dan Pakistan.
Trump Puji Prabowo
Dalam forum Board of Peace yang digelar Kamis (19/2/2026), Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyampaikan pujian kepada Presiden Prabowo Subianto.
"Presiden Prabowo Subianto dari Indonesia, terima kasih banyak. Anda orang yang besar," ujar Trump.
Trump juga sempat bertanya mengenai jumlah penduduk Indonesia.
"Dia bilang 200 juta orang. tidak-tidak, tolong katakan kembali berapa banyak, dia bilang 200 juta orang. Itu penduduk yang besar untuk negara yang besar. Indonesia adalah negara yang besar dan anda melakukan tugas dengan baik. Terima kasih telah hadir," jelasnya.
Sebelum memasuki ruang rapat, para anggota Board of Peace melakukan sesi foto bersama Donald Trump, Wakil Presiden AS James Davis Vance, dan para pemimpin dunia lainnya.
Optimisme Perdamaian Palestina
Seusai menghadiri forum Board of Peace, Presiden Prabowo menyatakan optimisme terhadap peluang keberhasilan misi perdamaian Palestina.
“Tadi walaupun kita bertekad untuk ini berhasil karena ini memberi harapan perdamaian. Walaupun dalam statement singkat saya, saya ingatkan banyak kesulitan, banyak hambatan, rintangan, obstacles. Namun, kita harus bertekad untuk mencapai keberhasilan demi rakyat Palestina,” ujar Prabowo.
Prabowo mengungkapkan forum berjalan lancar dan menunjukkan perkembangan positif dalam proses diplomasi.
“Alhamdulillah tadi berjalan dengan baik, lancar, kita lihat kemajuan-kemajuan yang sudah dicapai,” katanya.
Meski demikian, ia mengakui berbagai tantangan masih membentang di depan. Menurutnya, perdamaian membutuhkan komitmen kuat, konsistensi diplomasi, serta kewaspadaan terhadap berbagai hambatan.
“Kita harus bertekad untuk mencapai keberhasilan demi rakyat Palestina,” tegasnya.
Diplomasi Strategis Indonesia

Kunjungan Presiden Prabowo ke Amerika Serikat menjadi momentum penting dalam memperkuat hubungan bilateral Indonesia-AS, terutama di sektor perdagangan dan investasi.
Pada sisi lain, partisipasi aktif Indonesia dalam Board of Peace menegaskan posisi strategis Jakarta dalam diplomasi global, khususnya dalam isu perdamaian Gaza dan stabilitas Timur Tengah.
Dengan menggabungkan agenda ekonomi dan diplomasi kemanusiaan, langkah Prabowo di Washington DC memperlihatkan pendekatan komprehensif Indonesia dalam menjaga kepentingan nasional sekaligus berkontribusi pada perdamaian dunia.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
Kunjungan Presiden ke Jepang dan Korea Selatan Tambah Komitmen Investasi hingga Rp 574 Triliun
EKONOMIBERITA LAINNYA
1
B-FILES
Harga yang Tak Terlihat, Masa Depan yang Terancam
Rio Abdurachman P
Hari Fitri Benahi Diri: Ujian Integritas di Tengah Bayang Korupsi
Muhammad Ishar Helmi
PSM Makassar vs Persis Solo, Tekanan Misi 3 Poin Kandang




