Kapal Pertamina Belum Lewat, Pemerintah Terus Koordinasi dengan Iran
Kamis, 16 April 2026 | 19:31 WIB
Jakarta, Beritasatu.com – Pemerintah Indonesia terus menjalin komunikasi intens dengan pemerintah Iran terkait dengan kondisi terkini kapal Pertamina yang berada di jalur pelayaran internasional di kawasan Selat Hormuz.
Juru Bicara Kementerian Luar Negeri, Fhad Nabyl Mulachela, menyampaikan bahwa Indonesia terus mendorong agar selat tersebut tetap aman dan dapat dilalui sesuai dengan hukum internasional.
“Dalam hal ini kita juga menolak segala bentuk ancaman terhadap kapal niaga dan menekankan bahwa keselamatan pelaut itu harus menjadi prioritas yang utama,” kata Nabyl di Kantor Kemenlu, Kamis (16/4/2026).
Ia menambahkan, Kementerian Luar Negeri juga terus melakukan koordinasi intensif dengan berbagai pihak, termasuk otoritas di Iran, guna menindaklanjuti sinyal positif yang sebelumnya disampaikan terkait kelancaran pelayaran.
“Selain itu, kita (Kemenlu) juga terus berkoordinasi secara intensif dengan seluruh pihak termasuk Angkatan Bersenjata Iran dan Kementerian Luar Negeri Iran untuk menindaklanjuti sinyal positif yang telah disampaikan pemerintah Iran pada pertengahan Maret lalu khususnya bagi kapal Pertamina,” lanjutnya.
Pemerintah juga memastikan kesiapan teknis pelayaran terus dipantau, termasuk aspek keselamatan kru dan dukungan operasional lainnya.
“Dan kita akan terus memantau dan memastikan kesiapan teknis termasuk kesiapan kru, asuransi, dan sebagainya agar kedua kapal tersebut dapat melintas dengan lancar,” kata Nabyl.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
Trump Larang Pungutan di Selat Hormuz
B-FILES
Diplomasi Internasional demi Benefit Nasional
Khamami Zada
Negara yang Ikut Berkurban
Timothy Ivan Triyono
62 Persen Jemaah Haji Indonesia Telah Kembali ke Tanah Air




