ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Kemlu: Tidak Ada Korban WNI dalam Peristiwa Banjir di Jerman

Sabtu, 17 Juli 2021 | 18:56 WIB
NW
YD
Penulis: Natasia Christy Wahyuni | Editor: YUD
Foto yang diambil pada Kamis 15 Juli 2021 menunjukkan, sebuah jembatan yang rusak oleh batang dan puing-puing setelah hujan lebat dan banjir di Echtershausen, dekat Bitburg, Jerman wilayah barat.
Foto yang diambil pada Kamis 15 Juli 2021 menunjukkan, sebuah jembatan yang rusak oleh batang dan puing-puing setelah hujan lebat dan banjir di Echtershausen, dekat Bitburg, Jerman wilayah barat. (AFP)

Jakarta, Beritasatu.com - Kementerian Luar Negeri (Kemlu) menyatakan tidak ada laporan korban jiwa warga negara Indonesia (WNI) dalam peristiwa bencana banjir di Jerman.

"Sampai dengan hari ini, 17 Juli 2021, pukul 08.00 CET dilaporkan 133 orang meninggal dunia. Tidak ada laporan korban jiwa WNI," kata Direktur Perlindungan WNI dan Badan Hukum Indonesia Kementerian Luar Negeri Judha Nugraha, dalam pernyataannya yang diterima Beritasatu.com, Sabtu (17/7/2021).

Menurut Judha, Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Frankfurt berhasil menjalin komunikasi dengan 5 WNI yang melakukan magang (ausbildung) di kota Bad-Neuenahr. Kondisi mereka dalam keadaan selamat.

Judha mengatakan KJRI Frankfurt juga telah menghubungi keluarga WNI yang menetap di wilayah terdampak. Total terdapat 11 keluarga WNI terdampak banjir yang berada di Bad Neuenahr-Ahrweiler, Erftstadt (Köln) dan Bad Bidendorf (Sinzig).

ADVERTISEMENT

"Saat ini kondisinya baik dan memiliki logistik yang cukup. KJRI Frankfurt pada pagi ini akan mengantarkan bantuan logistik bagi WNI di wilayah terdampak," ujar Judha.

Banjir yang belum pernah terjadi sebelumnya menghancurkan Jerman, Belgia dan Belanda dengan ratusan orang masih hilang.

Pada Jumat (16/7/2021), pihak berwenang di negara bagian Rhineland-Palatinate, Jerman, mengatakan 63 orang tewas di sana, termasuk 12 warga dari fasilitas bantuan hidup untuk penyandang cacat di kota Sinzig yang dikejutkan oleh aliran air bah yang tiba-tiba dari Sungai Ahr di dekatnya.

Presiden Jerman Frank-Walter Steinmeier mengaku "terkejut" oleh kehancuran yang disebabkan oleh banjir. Dia berjanji mendukung keluarga mereka yang tewas, serta kota-kota besar dan kecil yang menghadapi kerusakan signifikan.

"Pada saat dibutuhkan, negara kita bersatu bersama. Penting bagi kita untuk menunjukkan solidaritas bagi mereka yang darinya banjir telah merenggut segalanya," kata Steinmeier.



 

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Mengenang Eddy Pratomo, Eks Dubes RI untuk Jerman yang Meninggal Dunia

Mengenang Eddy Pratomo, Eks Dubes RI untuk Jerman yang Meninggal Dunia

NASIONAL
Menlu Sugiono Ungkap Posisi Indonesia di Tengah Perang Iran-AS

Menlu Sugiono Ungkap Posisi Indonesia di Tengah Perang Iran-AS

INTERNASIONAL
Travel Warning Korsel Terkait Bali, Kemenpar Koordinasi dengan Kemenlu

Travel Warning Korsel Terkait Bali, Kemenpar Koordinasi dengan Kemenlu

NASIONAL
Kemenlu Catat 329 WNI di Iran, Mayoritas Pelajar di Qom

Kemenlu Catat 329 WNI di Iran, Mayoritas Pelajar di Qom

INTERNASIONAL
Evakuasi WNI di Iran Dimulai Hari Ini, Kloter Pertama 32 Orang

Evakuasi WNI di Iran Dimulai Hari Ini, Kloter Pertama 32 Orang

INTERNASIONAL
Pertama dalam Sejarah Indonesia Pimpin Sesi Ke-61 Dewan HAM PBB

Pertama dalam Sejarah Indonesia Pimpin Sesi Ke-61 Dewan HAM PBB

INTERNASIONAL

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon