ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Menkeu: Long Covid Telah Merugikan Ekonomi Australia

Jumat, 26 Agustus 2022 | 17:34 WIB
SL
SL
Penulis: Surya Lesmana | Editor: LES
Pihak berwenang Australia telah mendesak bisnis untuk membiarkan staf bekerja dari rumah dan merekomendasikan orang mendapatkan vaksin booster segera.
Pihak berwenang Australia telah mendesak bisnis untuk membiarkan staf bekerja dari rumah dan merekomendasikan orang mendapatkan vaksin booster segera. (AFP/Dokumentasi)

Sydney, Beritasatu.com - Menteri Keuangan (Menkeu) Jim Chalmers pada Jumat (26/8/2022) menyatakan, Long Covid telah merugikan ekonomi Australia, karena efek yang tersisa dari infeksi virus corona (Covid-19) ini telah membuat sekitar 31.000 orang Australia tidak bisa bekerja setiap hari. Kondisi ini telah membuat ribuan hari kerja ekonomi yang produktif hilang.

Akibat efek Long Covid ini secara signifikan memperburuk kekurangan tenaga kerja akut di negara itu.

Jim Chalmers mengatakan, "pasar tenaga kerja Australia telah benar-benar dihancurkan oleh Covid-19, dan Long Covid yang semakin meningkat".

"Ribuan hari kerja ekonomi yang hilang karena Long Covid hanyalah salah satu bagian dari gambaran yang kompleks, dan memberikan gambaran tentang apa yang kita semua hadapi," katanya.

ADVERTISEMENT

Analisis Kementerian Keuangan Australia mendefinisikan Long Covid sebagai seseorang yang mengalami gejala selama empat minggu atau lebih setelah terinfeksi.

Ini mencerminkan bagaimana Long COVID dicirikan oleh Pusat Pengendalian Penyakit (CDC) AS, yang mencantumkan berbagai macam gejala pernapasan, jantung, pencernaan, dan bahkan neurologis.

Ini termasuk kelelahan, jantung berdebar-debar, pusing, sakit perut dan kesulitan berkonsentrasi, yang dikenal sebagai "kabut otak".

Sebuah studi komprehensif yang diterbitkan di Lancet bulan ini menemukan bahwa satu dari delapan orang yang mendapatkan Covid-19 mengembangkan setidaknya satu gejala Long Covid.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon