ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Periksa 10 Saksi, Polres Cimahi Belum Tetapkan Tersangka Terkait Cairan Kimia Tumpah

Kamis, 26 Desember 2024 | 19:02 WIB
AG
IC
Penulis: Algi Muhamad Gifari | Editor: CAH
Kapolres Cimahi AKBP Tri Suhartanto
Kapolres Cimahi AKBP Tri Suhartanto (Beritasatu.com/Algi Muhamad Gifari)

Bandung Barat, Beritasatu.com - Polres Cimahi terus melakukan penyelidikan terkait penyebab cairan kimia berupa soda api yang tumpah di Jalan Padalarang-Purwakarta pada Selasa (24/12/2024). Akibat cairan kimia tumpah ini, ratusan orang mengalami luka-luka dan banyaknya kendaraan yang mengalami kerusakan.

Kapolres Cimahi AKBP Tri Suhartanto mengatakan polisi telah melakukan pemeriksaan sejumlah saksi termasuk sopir truk yang saat ini diberlakukan wajib lapor. 

"Sudah 10 saksi yang dimintai keterangan oleh pihak Satlantas Polres Cimahi. Sampai saat ini proses penyelidikan masih berlangsung dan belum ada tersangka yang kita tetapkan," ucap Tri di Mapolres Cimahi, Kamis (26/12/2024).

ADVERTISEMENT

Setelah merampungkan proses penyelidikan, nantinya polisi akan melakukan gelar perkara untuk menentukan tersangkanya.

Tri menjelaskan untuk mengetahui penyebab dan titik kebocoran pada tangki truk tersebut, polisi akan mendatangkan saksi ahli termasuk memeriksa dua perusahaan yang berkaitan dengan peristiwa ini.

"Terkait dengan kebocorannya tentu saja kita akan menggandeng ahlinya nanti. Apakah kebocoran ini akibat dari korosi atau akibat adanya senyawa kimia. Kita belum tahu. Nanti kita akan menunggu saksi ahli," beber Tri.

Jalan Raya Padalarang-Purwakarta yang sempat ditumpahi cairan kimia akibat kebocoran tangki truk, kini sudah aman dan dapat dilalui masyarakat. Sebelumnya, tim Gegana Unit Kimia Biologi dan Radioaktif (KBR) Sat Brimob Polda Jabar melakukan uji sampel dan diskontaminasi atau penetralisiran jalan raya yang sempat membuat ratusan pengendara terdampak.

"Dari tim Gegana KBR menyatakan setelah melakukan pengecekan alhamdulillah dinyatakan sudah tidak ada lagi zat kimia yang tertinggal di ruas jalan yang sebelumnya ada cairan kimia tumpah," kata Tri.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon