Macet 2 Km, Satu Arah Diberlakukan di Jalur Puncak
Sabtu, 14 Februari 2026 | 10:43 WIB
Bogor, Beritasatu.com - Satlantas Polres Bogor memberlakukan sistem satu arah (one way) menuju Puncak mulai pukul 08.00 WIB, Sabtu (14/2/2026). Kebijakan ini diterapkan setelah terjadi antrean kendaraan hingga 2 kilometer akibat penerapan ganjil genap sejak pagi hari.
Antrean panjang terpantau dari Simpang Gadog hingga Simpang Ciawi. Kepadatan terjadi seiring meningkatnya volume kendaraan wisatawan yang hendak menuju kawasan Puncak saat libur panjang.
Berdasarkan data traffic counting, arus kendaraan menuju Puncak masih relatif landai pada pukul 05.00 WIB hingga 07.00 WIB dengan jumlah sekitar 1.500 kendaraan. Namun, lonjakan signifikan terjadi pada pukul 07.00 WIB hingga 08.00 WIB. Kendaraan dari arah Tol Jagorawi menuju Puncak tercatat mencapai 2.684 unit dalam 1 jam.
Kebijakan ganjil genap Puncak yang diberlakukan sejak pagi turut memicu antrean kendaraan. Pengendara yang tidak sesuai dengan ketentuan pelat nomor harus diputarbalikkan, sehingga menambah kepadatan di sejumlah titik.
KBO Satlantas Polres Bogor, Iptu Ardian Novianto Azhari menjelaskan, penerapan sistem satu arah dilakukan sebagai langkah cepat untuk mengurai kemacetan.
"Kali ini kami dari Satlantas Polres Bogor sedang melaksanakan rekayasa satu arah atau one way dari Jakarta menuju Puncak, yang mulai berlaku pukul 08.00 WIB," ungkap Ardian.
Menurutnya, peningkatan arus kendaraan selepas pukul 07.00 WIB menjadi pertimbangan utama diterapkannya one way menuju Puncak.
Meski sistem satu arah telah diberlakukan, polisi mengingatkan pengendara untuk tetap mewaspadai sejumlah titik simpul kemacetan di Jalur Puncak, seperti di Simpang Megamendung dan depan Pasar Cisarua.
"Di dua lokasi ini memang banyak titik singgung degan aktivitas warga. Kalau di Megamendung memang terjadi penyempitan," lanjutnya.
Satlantas Polres Bogor mengimbau masyarakat untuk mematuhi arahan petugas di lapangan dan mempertimbangkan waktu keberangkatan guna menghindari kepadatan ekstrem selama libur panjang.
Penerapan ganjil genap dan one way Puncak ini merupakan bagian dari strategi rekayasa lalu lintas untuk menjaga kelancaran arus kendaraan sekaligus meningkatkan keselamatan pengguna jalan di kawasan wisata tersebut.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
Dalami Nilai Investasi PPT ET, KPK Periksa Dirut PT CEP
Arjuna, Sapi Berbobot 1,18 Ton Asal Palembang Jadi Kurban Prabowo
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Polisi Temukan Senjata Tajam di TKP Mahasiswi Unpad Dilindas Motor




