ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Warga Kalijaya Bekasi Ikuti Pawai Obor Sambut Ramadan 1447 H

Selasa, 17 Februari 2026 | 05:00 WIB
ES
HH
Penulis: Eka Jaya Saputra | Editor: HP
Ratusan warga Kalijaya, Bekasi, mengikuti pawai obor Tarhib Ramadan 1447 H.
Ratusan warga Kalijaya, Bekasi, mengikuti pawai obor Tarhib Ramadan 1447 H. (Beritasatu.com/Eka Jaya Saputra)

Bekasi, Beritasatu.com - Antusiasme warga muslim Desa Kalijaya, Kecamatan Cikarang Barat, Kabupaten Bekasi, terlihat tinggi dalam menyambut bulan suci Ramadan 1447 Hijriah. Ratusan warga mengikuti pawai obor bertema Tarhib Ramadan yang digelar pada Senin (16/2/2026) malam.

Kegiatan yang dipusatkan di Masjid Jami Al Makmur tersebut merupakan agenda tahunan Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) yang bekerja sama dengan Pemerintah Desa Kalijaya, Karang Taruna, serta masyarakat setempat.

Firda (30), warga Desa Kalijaya, mengatakan pawai obor menjadi tradisi tahunan yang selalu dinantikan. Selain menyemarakkan suasana menjelang Ramadan, kegiatan ini juga mempererat kebersamaan antarwarga.

ADVERTISEMENT

“Sebentar lagi kita menyambut bulan suci Ramadan, jadi kegiatan ini untuk meramaikan dan menyambut suasana Ramadan, khususnya di wilayah Kalijaya. Ini setahun sekali dan diikuti warga dari RT 01, 02, dan 03,” ujar Firda.

Rute pawai dimulai dari Masjid Jami Al Makmur, kemudian berkeliling menuju kawasan Sentra Grosir Cikarang (SGC), melewati Jalan Raya Hos Cokroaminoto hingga Jalan Raya RE Martadinata, sebelum kembali ke masjid. Jarak tempuh pawai sekitar 3 kilometer.

Menurut Firda, Ramadan memiliki makna mendalam bagi warga Kalijaya. Kekompakan dan solidaritas masyarakat semakin terasa, terutama saat sahur dan berbagai kegiatan keagamaan.

“Ramadan itu momen yang ditunggu-tunggu untuk jadi pribadi yang lebih baik dan lebih khusyuk dalam beribadah,” tambahnya.

Ketua DKM Masjid Jami Al Makmur sekaligus panitia kegiatan, Muhammad Imam Sofwa menyebut pawai obor diikuti sekitar 500 peserta, mulai dari anak-anak hingga kaum ibu. Tradisi ini telah berjalan selama kurang lebih 5 tahun dan terus dikembangkan dengan melibatkan seluruh elemen masyarakat.

"Makna obor adalah simbol semangat dan kegembiraan menyambut bulan suci Ramadan. Lewat kegiatan ini, warga yang mungkin sempat terpisah atau kurang berkomunikasi bisa berkumpul, saling memaafkan, dan menyambut Ramadan dengan hati yang bersih,” kata Imam.

“Semoga kita semua diberikan kesehatan, kedamaian, dan kerukunan. Jangan sampai Ramadan datang, tetapi masih ada marah-marah. Dengan kegiatan ini, mudah-mudahan saat Ramadan tiba, hati kita sudah saling memaafkan,” imbuhnya.

Pawai obor Tarhib Ramadan ini menjadi simbol kuat antusiasme dan kebersamaan masyarakat muslim Kalijaya dalam menyambut bulan penuh berkah.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Safari Ramadan 2026, Rano Karno Silaturahmi ke Masjid Lautze

Safari Ramadan 2026, Rano Karno Silaturahmi ke Masjid Lautze

JAKARTA
Ramadan, Permintaan Kurma di Jember Naik 100 Persen

Ramadan, Permintaan Kurma di Jember Naik 100 Persen

JAWA TIMUR
Harga Pangan di Jember Naik Fantastis Jelang Ramadan 1447 H

Harga Pangan di Jember Naik Fantastis Jelang Ramadan 1447 H

JAWA TIMUR
Pemprov Jakarta Gelar Event Transisi Imlek dan Ramadan 1447 H

Pemprov Jakarta Gelar Event Transisi Imlek dan Ramadan 1447 H

JAKARTA
Imigrasi Ubah Jam Layanan Selama Ramadan 1447 H

Imigrasi Ubah Jam Layanan Selama Ramadan 1447 H

NASIONAL

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT