ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Tradisi Bersih Rupang Tay Kak Sie, Simbol Penyucian dan Berkah

Minggu, 15 Februari 2026 | 14:54 WIB
MI
JS
Penulis: Muhammad Iqbal Ikromi | Editor: JJS
Imlek 2026
Imlek 2026 (Beritasatu.com/Muhammad Iqbal Ikromi)

Semarang, Beritasatu.com - Menjelang Hari Raya Imlek, Kelenteng Tay Kak Sie, Kota Semarang, Jawa Tengah dilakukan proses pembersihan yang menjadi simbol penyucian dan keberkahan.

Aroma bunga bercampur harum dupa menyambut setiap langkah di altar Kelenteng Tay Kak Sie, Kota Semarang, Jawa Tengah.

Jarum jam baru menunjuk pukul delapan ketika para pengurus mulai menaiki bangku kecil, mengusap rupang dengan kuas halus dan tisu putih.

ADVERTISEMENT

Suasana hening, hanya terdengar gesekan lembut dan bisik doa yang menyatu dalam ritual bersih-bersih menjelang Tahun Baru Imlek.

Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian perayaan Imlek. Setelah sehari sebelumnya umat melaksanakan prosesi Sang Sin atau mengantar dewa naik ke langit, kini giliran rupang Makco Kongco dan seluruh altar dipercantik. Debu sekecil apa pun disingkirkan, seolah tidak boleh ada kusam yang terbawa ke tahun baru.

Sekretaris Yayasan Kelenteng Tay Kak Sie Semarang, Ivan Eko Harahap menyebut, tradisi ini rutin dilakukan setiap menjelang Imlek.

Selain membersihkan kelenteng, prosesi ini juga menjadi simbol penyucian diri dan lingkungan ibadah. Menyikat dan membersihkan rupang tidak bisa dilakukan sembarangan.

“Hari ini kita masih dalam rangka perayaan Imlek. Setelah kemarin mengantar dewa naik ke langit, sekarang kita bersih-bersih klenteng. Ini memang rutin dilakukan menjelang Tahun Baru Imlek,” ujar Ivan Eko Harahap kepada wartawan, Minggu (15/2/2026).

Ia menegaskan, proses pembersihan rupang dilakukan dengan penuh kehati-hatian, karena beberapa patung memiliki usia puluhan hingga ratusan tahun.

Air campuran lima jenis bunga digunakan agar aroma wangi menyatu dengan kesucian ritual.

“Kita pakai campuran bunga lima macam supaya wangi dan terasa lebih bersih,” katanya.

Tradisi bersih-bersih rupang ini juga menjadi simbol spiritual bagi umat. Ia menekankan, kebersihan dan kerapian kelenteng diharapkan membawa keberkahan dan kemakmuran sepanjang tahun.

“Untuk menyambut tahun baru, tentunya harus bersih semua, rapi semua. Kita rapikan, kita bersihkan supaya di tahun ini semuanya bagus, rezekinya padang kabeh,” jelasnya.

Memasuki Tahun Kuda, Ivan berharap filosofi kuda yang energik dan cepat membawa pertumbuhan ekonomi yang lancar, kesehatan, dan rezeki melimpah bagi semua umat.

“Kuda itu energik dan cepat. Kita berharap di tahun ini pertumbuhan ekonomi juga cepat melesat. Semua sehat, rezeki lancar,” tambahnya.

Ritual bersih-bersih rupang di Kelenteng Tay Kak Sie mengingatkan umat bahwa setiap awal yang baik dimulai dari niat membersihkan diri dan tempat ibadah, sambil menyiapkan doa agar tahun baru membawa keberkahan dan kemakmuran.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Cap Go Meh di Manado Penuh Warna dan Toleransi

Cap Go Meh di Manado Penuh Warna dan Toleransi

NUSANTARA
Jangan Lewatkan Keseruan Malioboro Imlek Carnival Malam Ini

Jangan Lewatkan Keseruan Malioboro Imlek Carnival Malam Ini

NUSANTARA
Hari Ini, Puncak Harmoni Imlek 2026 Digelar di Lapangan Banteng

Hari Ini, Puncak Harmoni Imlek 2026 Digelar di Lapangan Banteng

JAKARTA
Imlek 2026, Prabowo: Semoga Bawa Kedamaian dan Kemakmuran

Imlek 2026, Prabowo: Semoga Bawa Kedamaian dan Kemakmuran

NASIONAL
39.000 Penumpang Kereta Tiba di Jakarta, KAI Sudah Siapkan Antisipasi

39.000 Penumpang Kereta Tiba di Jakarta, KAI Sudah Siapkan Antisipasi

JAKARTA
Imlek 2026 Tanpa Hujan di Jabodetabek, Benarkah Tanda Rezeki Seret?

Imlek 2026 Tanpa Hujan di Jabodetabek, Benarkah Tanda Rezeki Seret?

NASIONAL

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT