ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Pameran Damar Kurung Gresik, Pentingnya Jaga Identitas Budaya Lokal

Senin, 19 Mei 2025 | 08:25 WIB
AF
BW
Penulis: Anis Firmansah | Editor: BW
Suasana pembukaan pameran seni lukisan damar kurung dengan tema
Suasana pembukaan pameran seni lukisan damar kurung dengan tema "Damar Kurung Melintas Waktu", Minggu 18 Mei 2025. (Beritasatu.com/Anis Firmansah)

Gresik, Beritasatu.com — Pameran lukisan damar kurung kembali digelar dalam rangkaian Gresik Art Month (Gambas) yang berlangsung sejak Minggu (18/5/2025) di kompleks Percafean Pucem, Kecamatan Kebomas, Kabupaten Gresik.

Acara budaya ini akan berlangsung selama satu bulan penuh, dari 18 Mei hingga 18 Juni 2025.

Beragam inovasi dalam seni lukis damar kurung dipamerkan, mulai dari karya anak-anak, seniman lokal, akademisi, hingga lukisan legendaris dari maestro Sriati Masmundari atau yang akrab disapa Mbah Masmundari yang dikenal sejak era 1980-an.

ADVERTISEMENT

Pembina Gambas, Kris Adji, menjelaskan, pameran ini tidak hanya melibatkan seniman lokal, tetapi juga diikuti oleh akademisi dari luar daerah seperti Universitas Kristen Petra dan Universitas Negeri Surabaya (Unesa). Bahkan, karya anak-anak usia 3 tahun pun turut dipamerkan.

“Anak-anak perlu dilibatkan sejak dini agar regenerasi pelukis damar kurung terus terjaga. Harapannya, tradisi ini tidak berhenti pada sejarah Mbah Masmundari saja, tetapi terus berkembang dan berinovasi sesuai zaman,” ujar Kris.

Keterlibatan generasi muda dalam melestarikan damar kurung, yang telah ditetapkan sebagai warisan budaya tak benda, menjadi misi utama kegiatan ini. Dengan pengenalan sejak dini, seni tradisi khas Gresik ini diharapkan tetap hidup dan relevan.

Ketua DPRD Gresik M Syahrul Munir yang hadir dalam pembukaan pameran turut memberikan apresiasi. Ia menekankan pentingnya pelestarian budaya daerah.

“Pemerintah daerah mendukung penuh kegiatan seperti ini, karena menjadi bagian dari pelestarian dan pemajuan budaya yang harus terus digelorakan. Dunia harus tahu, damar kurung berasal dari Gresik,” tegas Syahrul.

Pameran bertajuk “Damar Kurung Melintas Waktu” ini tak hanya menampilkan estetika, tetapi juga menyuarakan pentingnya peran masyarakat dalam menjaga identitas budaya lokal.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Warisan Budaya Damar Kurung Gresik Dikemas Lebih Kekinian

Warisan Budaya Damar Kurung Gresik Dikemas Lebih Kekinian

JAWA TIMUR
Kesenian Damar Kurung Gresik Hiasi Kemasan Edisi Khusus Teh Botol

Kesenian Damar Kurung Gresik Hiasi Kemasan Edisi Khusus Teh Botol

JAWA TIMUR

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon