ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Massa Rusuh Blitar Bersenjata Batu, Sajam hingga Senapan Angin

Minggu, 31 Agustus 2025 | 21:50 WIB
DH
DM
Penulis: Dwi Haryadi | Editor: DM
Kerusuhan pecah di Kota Blitar pada Sabtu malam (30/8/2025) meninggalkan situasi mencekam. Ratusan massa tak hanya melempar batu, tetapi juga membawa senjata tajam hingga senapan angin untuk menyerang aparat kepolisian.
Kerusuhan pecah di Kota Blitar pada Sabtu malam (30/8/2025) meninggalkan situasi mencekam. Ratusan massa tak hanya melempar batu, tetapi juga membawa senjata tajam hingga senapan angin untuk menyerang aparat kepolisian. (Istimewa)

Blitar, Beritasatu.com - Kerusuhan pecah di Kota Blitar pada Sabtu malam (30/8/2025) meninggalkan situasi mencekam. Ratusan massa tak hanya melempar batu, tetapi juga membawa senjata tajam hingga senapan angin untuk menyerang aparat kepolisian.

Dari rekaman video yang beredar, massa terlihat menggeber motor di perempatan utara Mapolres Blitar Kota sebelum memprovokasi dengan lemparan batu. Bahkan, ada salah satu orang yang menodongkan senapan angin ke arah aparat yang berjaga.

Kapolres Blitar Kota AKBP Titus Yudho Uly menegaskan, peristiwa tersebut bukan sekadar keributan biasa. “Anggota kami ada yang kena bacok, ada yang kepalanya bocor karena dilempar batu, bahkan ada juga yang ditembak dengan senapan angin,” ungkapnya.

ADVERTISEMENT

Akibat insiden itu, 14 anggota Polres Blitar Kota mengalami luka-luka. Meski begitu, barisan pengamanan tetap berhasil menggagalkan upaya massa menerobos mapolres.

Polisi kemudian mengamankan 143 orang pelaku kerusuhan, termasuk sejumlah remaja dan anak di bawah umur. Dari pemeriksaan awal, mayoritas pelaku dalam kondisi mabuk miras, bahkan ada yang positif narkoba.

“Bahkan ada yang belum sadar sehingga belum bisa kami periksa,” tambah AKBP Titus.

Lebih jauh, polisi menemukan keterkaitan massa ini dengan kerusuhan di sejumlah daerah lain, seperti pembakaran kantor DPRD Kota Kediri, Samsat Kediri, DPRD Kabupaten Kediri, hingga kantor DPRD Kabupaten Blitar.

Polisi menilai pola kerusuhan ini serupa, yaitu massa datang dengan senjata, dalam kondisi mabuk, dan menyerang fasilitas umum, seperti rambu lalu lintas serta kamera CCTV.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon