Kasus Campak di Malang Naik, 146 Suspek Mulai Ditemukan
Sabtu, 13 September 2025 | 18:59 WIB
Malang, Beritasatu.com - Kasus campak di Kota Malang terus mengalami peningkatan. Hingga awal September 2025, tercatat sembilan anak positif campak dan 146 orang masuk kategori suspek.
Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Malang Husnul Muarif menjelaskan, tambahan empat kasus baru ditemukan di Kelurahan Kotalama, Kecamatan Klojen. Sebelumnya, lima kasus campak terlebih dahulu terdeteksi di Arjowinangun dan Bumiayu, Kecamatan Kedungkandang.
“Kondisi anak-anak sudah membaik. Mereka cukup istirahat dan penuhi gizi sehingga tidak perlu sampai dirawat di rumah sakit,” ujar Husnul, Sabtu (13/9/2025).
Proses pemulihan pasien campak umumnya berlangsung sekitar dua minggu. Sejumlah anak yang sebelumnya terpapar kini sudah dalam kondisi membaik.
Selain kasus positif, Dinkes juga mencatat 146 suspek campak yang mayoritas berasal dari lingkungan terdekat pasien, seperti anggota keluarga dan teman sekolah. “Dari 146 suspek, yang positif ada sembilan dengan sebaran di tiga lokasi tadi,” jelas Husnul.
Untuk mencegah penyebaran lebih luas, Dinkes Malang mengumpulkan keluarga pasien guna memberikan edukasi pentingnya imunisasi campak. “Imunisasi campak seharusnya diberikan saat anak berusia 9 bulan. Jika terlewat, tetap bisa diberikan sesuai kondisi anak,” pungkasnya.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
B-FILES
Diplomasi Internasional demi Benefit Nasional
Khamami Zada
Negara yang Ikut Berkurban
Timothy Ivan Triyono
Piala Dunia 2026: 2 Gol Undav Bawa Jerman Comeback Lawan Pantai Gading




