Gudang Sparepart di Surabaya Hangus Terbakar
Senin, 16 Februari 2026 | 18:50 WIB
Surabaya, Beritasatu.com - Kebakaran hebat menghanguskan sebuah gudang penyimpanan barang di kawasan padat penduduk, Jalan Kalimir, Surabaya, Senin (16/2/2026) dini hari. Peristiwa ini sempat membuat warga sekitar panik dan berhamburan keluar rumah saat api berkobar.
Kebakaran terjadi di Jalan Semut Kalimir, Kelurahan Bongkaran, Kecamatan Pabean Cantikan, Surabaya. Laporan diterima petugas pemadam kebakaran pada dini hari. Selang 1 menit setelah laporan masuk, satu unit mobil pemadam langsung meluncur ke lokasi kejadian.
Saat tiba di tempat kejadian perkara (TKP), petugas mendapati api sudah membesar dan melalap sebagian bangunan. Untuk mengendalikan kobaran api, sembilan unit mobil pemadam kebakaran dan lima unit tim rescue diterjunkan.
Unit dari Rayon Pasar Turi menjadi yang pertama melakukan pemadaman. Api pokok berhasil dipadamkan dalam waktu sekitar 11 menit. Selanjutnya, proses pembasahan dan pendinginan dilakukan hingga situasi dinyatakan aman dan kondusif.
Bangunan yang terbakar merupakan rumah yang difungsikan sebagai gudang penyimpanan sparepart motor dan berbagai barang lainnya. Dari total luas bangunan sekitar 70 x 30 meter, area yang terbakar diperkirakan seluas 6 x 15 meter.
Tiga kamar tidur dan satu kamar mandi ludes terbakar. Selain itu, bagian atap bangunan roboh akibat paparan panas tinggi dari kobaran api.
Api pertama kali diketahui oleh penjaga gudang yang sedang tertidur setelah mendengar teriakan warga. Saat dicek, api sudah membesar dan sulit dikendalikan. Ketika petugas tiba, pintu bangunan dalam kondisi terkunci sehingga harus dibuka secara paksa untuk mempercepat proses pemadaman.
"Kebakaran hebat ini menghanguskan gudang penyimpanan sparepart dan terbakarnya pada Senin dini hari, tetapi untuk penyebabnya masih dalam penanganan tim inavis kepolisian," ungkap Kabid Pemadaman DPKP Kota Surabaya, M Rokhim, Senin (16/2/2026).
Beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa kebakaran gudang di Surabaya ini. Namun, kerugian material ditaksir mencapai miliaran rupiah, mengingat banyaknya sparepart motor dan barang yang tersimpan di dalam bangunan.
Hingga kini, penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan tim Inafis kepolisian. Petugas masih melakukan olah TKP untuk memastikan sumber api serta kemungkinan adanya unsur kelalaian atau faktor lain.
Peristiwa ini menjadi pengingat pentingnya sistem keamanan dan mitigasi kebakaran, terutama di kawasan padat penduduk yang memiliki bangunan multifungsi seperti rumah yang dijadikan gudang penyimpanan barang.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
B-FILES
Harga yang Tak Terlihat, Masa Depan yang Terancam
Rio Abdurachman P
Hari Fitri Benahi Diri: Ujian Integritas di Tengah Bayang Korupsi
Muhammad Ishar Helmi
Harga Emas Dunia Tertekan Imbas Data Tenaga Kerja AS yang Kuat




