ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Efek WFH, Penumpang Kereta Api di Jember Melonjak

Jumat, 24 April 2026 | 09:54 WIB
A
S
Penulis: Antara | Editor: JTO
Calon penumpang di Stasiun Banyuwangi kota menunggu kedatangan kereta api.
Calon penumpang di Stasiun Banyuwangi kota menunggu kedatangan kereta api. (Beritasatu.com/Rizky Hidayatullah)

Jember, Beritasatu.com - Kebijakan kerja dari rumah (work from home/WFH) setiap Jumat sejak April 2026 justru memicu peningkatan jumlah penumpang kereta api di wilayah Daerah Operasi (Daop) 9 Jember. Lonjakan terjadi terutama menjelang akhir pekan.

Manajer Hukum dan Humas PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daop 9 Jember Cahyo Widiantoro menyebut peningkatan terlihat di hampir seluruh lintasan, mulai dari Pasuruan hingga Banyuwangi.

“Sejak kebijakan WFH diberlakukan, kami mencatat adanya kenaikan jumlah penumpang di wilayah Daop 9,” ujarnya, Jumat (24/4/2026).

ADVERTISEMENT

Ia menjelaskan, kebijakan WFH sejatinya bertujuan menekan penggunaan kendaraan pribadi dan konsumsi bahan bakar minyak (BBM). Namun, masyarakat justru memanfaatkan momentum ini untuk bepergian menggunakan transportasi umum.

Berdasarkan data operasional, rata-rata penumpang harian sebelum kebijakan WFH berada di angka sekitar 8.300 orang. Setelah diterapkan, jumlah tersebut meningkat menjadi sekitar 8.600 penumpang per hari.

Lonjakan lebih signifikan terjadi pada hari Kamis. Dalam beberapa pekan terakhir, jumlah penumpang naik-turun mencapai lebih dari 17.000 orang per hari.

Kenaikan sekitar 4% ini menunjukkan kereta api tetap menjadi pilihan utama masyarakat. Selain untuk keperluan pekerjaan dan pendidikan, peningkatan juga didorong oleh perjalanan pribadi menjelang akhir pekan.

Menurut Cahyo, tren tersebut menegaskan peran kereta api sebagai moda transportasi yang efisien dan hemat energi.

“Kereta api mampu mengangkut banyak penumpang dalam satu perjalanan, sehingga lebih efektif dibandingkan kendaraan pribadi,” katanya.

PT KAI menyatakan dukungan terhadap kebijakan pemerintah dalam penghematan energi nasional. Perusahaan juga berkomitmen menjaga kualitas layanan agar tetap aman, nyaman, dan tepat waktu di tengah meningkatnya mobilitas penumpang.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Hari Pertama WFH ASN Jakarta, Layanan Publik di Srengseng Tetap Normal

Hari Pertama WFH ASN Jakarta, Layanan Publik di Srengseng Tetap Normal

JAKARTA
Hari Pertama WFH Sumut, Arus Lalin di Medan Turun 20 Persen

Hari Pertama WFH Sumut, Arus Lalin di Medan Turun 20 Persen

SUMATERA UTARA
Hanya 10 Persen ASN Pemkot Jaktim yang Jalani WFH

Hanya 10 Persen ASN Pemkot Jaktim yang Jalani WFH

JAKARTA
Mendikdasmen: WFH Tak Berlaku untuk Sekolah, Guru Tetap Harus Masuk

Mendikdasmen: WFH Tak Berlaku untuk Sekolah, Guru Tetap Harus Masuk

NASIONAL
Kebijakan WFH Jadi Langkah Taktis Tekan Konsumsi BBM

Kebijakan WFH Jadi Langkah Taktis Tekan Konsumsi BBM

EKONOMI
WFH ASN Cuma Ubah Metode Kerja, Bukan Produktivitas

WFH ASN Cuma Ubah Metode Kerja, Bukan Produktivitas

EKONOMI

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon