Hari Pertama WFH Sumut, Arus Lalin di Medan Turun 20 Persen
Jumat, 10 April 2026 | 13:29 WIB
Medan, Beritasatu.com - Pemerintah Provinsi Sumatera Utara resmi menerapkan kebijakan work from home (WFH) dan work from office (WFO) masing-masing sebesar 50% bagi aparatur sipil negara (ASN) mulai Jumat (10/4/2026). Kebijakan ini berdampak pada aktivitas perkantoran yang terlihat lebih lengang serta penurunan arus lalu lintas di Kota Medan.
Berdasarkan pantauan di Kantor Gubernur Sumatera Utara, suasana terlihat sepi sejak pagi. Lobi dan sejumlah ruangan yang biasanya dipadati pegawai kini hanya diisi sebagian kecil ASN yang bertugas secara langsung di kantor.
Kebijakan WFH 50% ini merupakan bagian dari upaya efisiensi energi, khususnya untuk menekan penggunaan bahan bakar minyak (BBM) di tengah dinamika global.
Kepala Badan Kepegawaian Provinsi Sumatera Utara, Chusnul Fanny Sitorus menjelaskan, sistem kerja dilakukan secara bergantian setiap minggu antarpegawai.
Ia menegaskan, kebijakan WFH tidak berlaku bagi ASN yang bertugas di sektor pelayanan publik, yang tetap wajib bekerja dari kantor (WFO).
Chusnul juga memastikan pengawasan terhadap ASN yang bekerja dari rumah dilakukan melalui aplikasi E-Kinerja.
"Jadi, untuk pengawasan, kita sudah berkoordinasi dengan OPD masing-masing mengenai penugasan pegawai yang bekerja selama dirumah memantau dengan aplikasi E-Kinerja. Absensinya itu nantinya dipantau oleh OPD-nya masing-masing," kata Chusnul.
Melalui sistem tersebut, absensi pegawai akan disesuaikan dengan lokasi yang telah ditentukan, sehingga kinerja ASN tetap terpantau meskipun bekerja dari rumah.
Pada sisi lain, penerapan WFH juga berdampak pada kelancaran arus lalu lintas di sejumlah ruas jalan utama Kota Medan.
Beberapa lokasi yang biasanya padat, seperti Jalan Kapten Maulana Lubis, Jalan Raden Saleh-Putri Hijau, persimpangan Jalan Adam Malik, Jalan Imam Bonjol, hingga Jalan Diponegoro, terpantau lebih lengang dibanding hari biasa.
Kanit Turjawali Satlantas Polrestabes Medan, Iptu Timor Tarigan menyebutkan terjadi penurunan volume kendaraan sekitar 20% pada hari pertama penerapan WFH.
"Pantauan kami arus lalu lintas di wilayah hukum Polrestabes Medan cukup lancar dari pada hari Senin sampai Kamis, pada hari Jumat ini terpantau lebih ringan dan mobilitas tidak terkendala. Dari pantauan kami, sekitar 20% terjadi pengurangan arus lalu lintas pada hari Jumat ini," ujar Timor.
"Menurut pandangan kami, kemungkinan besar program penerapan WFH pasti berpengaruh pada jumlah arus lalu lintas yang terlaksana di wilayah hukum Polrestabes Medan," tambahnya.
Kebijakan WFH setiap Jumat ini merupakan arahan pemerintah pusat sebagai langkah penghematan energi, seiring dampak konflik geopolitik di Timur Tengah yang memengaruhi pasokan BBM global.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
B-FILES
Diplomasi Internasional demi Benefit Nasional
Khamami Zada
Negara yang Ikut Berkurban
Timothy Ivan Triyono
Piala Dunia 2026: Belanda Berpesta Gol ke Gawang Swedia di Houston




