Hanya 10 Persen ASN Pemkot Jaktim yang Jalani WFH
Jumat, 10 April 2026 | 10:02 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Sebanyak 68 aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota Jakarta Timur (Pemkot Jaktim) mulai menjalani kebijakan bekerja dari rumah atau work from home (WFH) pada Jumat (10/4/2026). Meski demikian, pelayanan publik dipastikan tetap berjalan normal dan optimal.
Wali Kota Jakarta Timur, Munjirin, mengatakan jumlah ASN yang menjalani WFH hanya 68 dari total pegawai yang mencapai sekitar 680 orang. Artinya sekitar 10% dari total pegawai.
"Ada beberapa ASN suku dinas (sudin) dan bagian yang mengambil WFH mulai Jumat ini, yaitu kurang lebih sekitar 68 ASN. Ini kita berikan sesuai dengan aturan yang ada," kata Munjirin, dikutip dari Antara.
Menurut Munjirin, kebijakan WFH diterapkan secara selektif dengan mengacu pada aturan yang berlaku. ASN yang bertugas di kelurahan, kecamatan, serta pejabat kota tetap bekerja seperti biasa karena masuk kategori layanan esensial.
Sebagian besar ASN tetap bekerja dari kantor demi memastikan pelayanan kepada masyarakat tidak terganggu.
"Ada beberapa yang WFH, tetapi pelayanan tetap berlangsung, yang menyangkut langsung kepada masyarakat," ujar Munjirin.
ASN yang menjalani WFH umumnya berasal dari unit kerja yang memungkinkan pekerjaan dilakukan secara daring tanpa mengurangi kinerja.
Pemkot Jakarta Timur memastikan unit pelayanan langsung tetap beroperasi penuh dengan petugas yang berada di kantor. Skema ini disusun untuk menjaga keseimbangan antara fleksibilitas kerja dan kualitas pelayanan publik.
Selain itu, ASN yang bekerja di kantor tetap menjalankan kegiatan rutin seperti senam Jumat yang juga dimanfaatkan untuk memperkuat koordinasi internal.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
B-FILES
Diplomasi Internasional demi Benefit Nasional
Khamami Zada
Negara yang Ikut Berkurban
Timothy Ivan Triyono
Piala Dunia 2026: Belanda Berpesta Gol ke Gawang Swedia di Houston




