Diminta Bela Vadel Badjideh, Razman Arif Nasution: Mereka Takut Hadapi Nikita Mirzani
Rabu, 9 Oktober 2024 | 14:00 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Kuasa Hukum Vadel Alfajar Badjideh (VAB), Razman Arif Nasution membongkar apa yang menjadi alasan keluarga Vadel Badjideh meminta bantuan kepada dirinya untuk menghadapi Nikita Mirzani (NM).
"Mulai dari mamanya menangis, bapaknya menangis, kakaknya yang namanya Martin menangis, Bintang menangis, Vadel pun menangis. Di situ pengacaranya bilang 'Bang, tolong bantu kami karena kami tidak kuat menghadapi NM'," ujar Razman Arif Nasution dikutip dari podcast dr Richard Lee, Rabu (9/10/2024).
Saat meminta bantuan kepadanya, Razman meminta agar semuanya terbuka secara transparan sehingga nantinya tidak ditemui kesalahan pada saat dirinya membela Vadel Badjideh sebagai kuasa hukumnya.
"Di situ saya bilang pembicaraan ini harus saya rekam karena saya mau kalian harus berbicara jujur dan ada pernyataan," tuturnya.
Razman menyebut, pada awalnya pihak Vadel Badjideh akan datang menemuinya bersama putri Nikita Mirzani, Laura Meizani Nasseru Asry (NM) atau Lolly.
"Di pesan itu mereka bilang 'Bang izin, kami mau datang dengan L**y'. Dok, tadinya mereka mau datang dengan L*y. Saya kan orangnya tidak mengikuti 100 persen, saya tanya L*y itu siapa? Mereka bilang Ly itu anaknya N**a M**i," tuturnya.
Mendengar kabar itu, Razman mengaku belum menggubrisnya hingga pada akhirnya dirinya diberitahu bahwa putri Nikita Mirzani sudah dijemput paksa.
"Saya tanya memang kalian mau ngapain? Mereka bercerita panjang lebar tetapi disitu saya belum meresponsnya. Tidak lama kemudian, masuk lagi Whatsapp-nya," tambahnya.
"Bang, itu sih Lolly sudah dijemput paksa sama NM. Coba saya lihat kemudian dikirim link-nya sama mereka, di situ saya bilang sudah kalian coba saja dulu ditangani. Saya tidak berpikir apa pun, saya belum sempat ngapa-ngapain kemudian saya ke kamar," lanjutnya.
Ia mengaku setelah azan magrib, pihak Vadel Badjideh mendatangi kediamannya.
"Setelah salat magrib, saya dilapor sama sekuriti di rumah 'Pak, ini ada orang ramai-ramai di depan rumah bapak'. Lalu saya lihat dari CCTV, kok banyak sekali orang-orang ini, mereka datang lebih dari 10 orang," ungkapnya.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
Trump Larang Pungutan Biaya di Selat Hormuz
B-FILES
Diplomasi Internasional demi Benefit Nasional
Khamami Zada
Negara yang Ikut Berkurban
Timothy Ivan Triyono
Piala Dunia 2026: 2 Gol Undav Bawa Jerman Comeback Lawan Pantai Gading




