Review Film Cleaner: Terjebak dalam Bayang-bayang Die Hard
Rabu, 19 Februari 2025 | 10:00 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Film thriller laga Cleaner (2025) membawa nuansa Die Hard ke era modern, menggabungkan aksi menegangkan dengan tema revolusi lingkungan. Disutradarai oleh Martin Campbell, sosok di balik Casino Royale dan The Foreigner, film ini dibintangi Daisy Raidley yang berperan sebagai Joey Locke, seorang mantan tentara yang kini bekerja sebagai petugas pembersih kaca gedung pencakar langit
Dengan latar gedung pencakar langit, kelompok teroris, dan protagonis yang kebetulan berada di tempat yang salah pada waktu yang tepat, film ini terasa seperti tiruan Die Hard (1988) dengan nuansa modern. Meski berusaha menambahkan elemen baru, seperti ekoterorisme sebagai latar belakang cerita, Cleaner tidak pernah benar-benar keluar dari bayang-bayang film aksi klasik tersebut.
Bagian dari aksi dalam Cleaner yang memperlihatkan Joey bergelantungan di luar gedung pencakar langit seharusnya menjadi momen penuh ketegangan. Sayangnya, efek visual dalam adegan ini terlihat kurang halus dan mengandalkan layar hijau yang kurang realistis, sehingga mengurangi sensasi bahaya yang seharusnya dirasakan penonton.
Sutradara Martin Campbell yang biasanya dikenal sebagai ahli dalam membangun adegan aksi yang tajam kurang menggali intensitas dalam film. Sebagai film aksi, Cleaner memiliki ritme yang terlalu lambat dan membutuhkan waktu hampir sekitar dua pertiga durasi film untuk mencapai adegan aksi.
Banyak adegan yang berpotensi mendebarkan, tetapi dieksekusi dengan cara yang tidak cukup kreatif atau menegangkan. Ketika film akhirnya masuk ke tahap pertarungan langsung, adegan-adegan ini terasa biasa saja tanpa kejutan berarti.
Sebagai antagonis utama, karakter yang diperankan Clive Owen memiliki motivasi yang cukup menarik dengan menyerang korporasi yang merusak lingkungan. Sayangnya, pengembangan karakternya terasa dangkal dan kurang dieksplorasi. Malahan, anak buahnya Noah (diperankan Taz Skylar) tiba-tiba menjadi antagonis utama dan menjadi karakter yang terlalu berlebihan tanpa kedalaman psikologis yang kuat.
Meskipun memiliki konsep yang menarik, naskah film terasa terlalu klise dengan dialog dan konflik yang terasa dipaksakan. Relasi kakak dan adik antara Joey dan Michael (Matthew Tuck) terasa kurang dimanfaatkan sebagai elemen dramatis.
Pada akhirnya, Cleaner berusaha menghadirkan aksi menegangkan dengan premis klasik, tetapi gagal memberikan sesuatu yang benar-benar segar atau istimewa. Film ini masih bisa dinikmati sebagai tontonan ringan, terutama bagi penggemar Daisy Ridley yang ingin melihatnya beraksi di luar Star Wars.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
B-FILES
Harga yang Tak Terlihat, Masa Depan yang Terancam
Rio Abdurachman P
Hari Fitri Benahi Diri: Ujian Integritas di Tengah Bayang Korupsi
Muhammad Ishar Helmi
Harga Emas Dunia Tertekan Imbas Data Tenaga Kerja AS yang Kuat




