Polresta Bandara Soetta Beberkan Alasan Ijonk Jadi Tersangka
Senin, 5 Mei 2025 | 20:42 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Polresta Bandara Soekarno-Hatta (Soetta) menetapkan artis Jonathan Frizzy atau Ijonk sebagai tersangka kasus dugaan rokok elektrik (vape) yang mengandung obat keras.
Alasan pihak kepolisian menetapkan Ijonk sebagai tersangka lantaran sang artis mengetahui masuknya zat etomidate yang dikategorikan obat keras ke Indonesia.
"Dari hasil pemeriksaan JF ini masuk dalam grup WhatsApp yang berisikan tiga tersangka lainnya. JF mengetahui pembahasan proses membawa dan mengatur zat etomidate dari Malaysia ke Jakarta," ungkap Kapolresta Bandara Soetta Kombes Pol Ronald Sipayung dalam jumpa pers di Mapolresta Bandara Soetta Tangerang Banten, Senin (5/5/2025).
Ditambahkan kapolres, selain mengetahui, mengawasi, dan mengatur obat keras tersebut masuk ke Indonesia, kekasih Ririn Dwi Ariyanti itu juga memberikan informasi kondisi yang ada di Jakarta kepada tersangka BTR yang membawa obat tersebut melalui Bandara Soetta.
"JF secara aktif memberikan informasi terkait tempat penginapan atau hotel yang berada di Kuala Lumpur seusai dibawa dari Thailand. Kemudian JF juga melakukan pengawasan, pengontrolan barang itu saat masuk Jakarta setelah barang tersebut di tahan oleh Bea Cukai," tambah Ronald.
Ronald kembali menegaskan bahwa Ijonk kini sudah berstatus tersangka. "JF juga melakukan komunikasi-komunikasi dalam grup tersebut bahwa barang dan zat etomidate yang ditahan Bea Cukai ini akan diurus sehingga bisa keluar," tegasnya.
Disampaikan, Ijonk telah ditetapkan sebagai tersangka seusai polisi melakukan gelar perkara. "JF telah kita tetapkan sebagai tersangka dalam kasus tersebut karena melanggar Undang-Undang Kesehatan," urainya.
Meski telah ditetapkan sebagai tersangka dan ditangkap di kediamannya pada Minggu (5/5/2025) kemarin, Ijonk masih belum ditahan.
"Yang bersangkutan masih diperiksa intensif oleh penyidik. Kita masih memiliki waktu sampai malam ini apakah akan ditahan atau tidak, tentunya mempertimbangkan segala aspek karena memang dari kondisi fisik yang bersangkutan masih sakit dan belum boleh banyak bergerak. Sehingga kita memikirkan aspek kemanusiaan," tandasnya terkait Ijonk.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
B-FILES
Harga yang Tak Terlihat, Masa Depan yang Terancam
Rio Abdurachman P
Hari Fitri Benahi Diri: Ujian Integritas di Tengah Bayang Korupsi
Muhammad Ishar Helmi
Harga Emas Dunia Tertekan Imbas Data Tenaga Kerja AS yang Kuat




