Dokter Anak Sebut Campak Lebih Menular 5 Kali Lipat dari Covid-19
Rabu, 27 Agustus 2025 | 15:24 WIB
Jakarta, Beritasatu.com – Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) mengimbau masyarakat agar memastikan anak mendapatkan imunisasi campak, sebab penyakit ini menular jauh lebih cepat dibandingkan Covid-19.
“Campak lebih menular empat hingga lima kali lipat dibanding Covid-19. Oleh karena itu, cakupan imunisasi untuk penyakit yang sangat menular ini harus sangat tinggi agar tercipta herd immunity atau kekebalan imunitas,” ujar Ketua Pengurus Pusat IDAI Piprim Basarah Yanuarso seperti dilansir dari Antara, Rabu (27/8/2025).
Ketua Unit Kerja Koordinasi (UKK) Infeksi Penyakit Tropik IDAI Edi Hartoyo menambahkan, tingkat penularan campak berada pada kisaran 12–18, sedangkan Covid-19 sekitar 8–10. Artinya, satu penderita campak berpotensi menulari 12 hingga 18 orang, sementara satu penderita Covid-19 berisiko menulari 8 sampai 10 orang.
Piprim mengingatkan, imunisasi sebagai langkah pencegahan penyakit menular sangat penting dilakukan untuk mencegah terulangnya Kejadian Luar Biasa (KLB) campak seperti yang terjadi di Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur.
Pada penyakit campak, cakupan imunisasi harus melampaui 95% untuk menciptakan kekebalan komunitas. KLB dapat terjadi jika cakupan tersebut merosot hingga 60%. “Untuk timbul KLB tidak harus turun 0%, turun 60% itu sudah KLB di mana-mana,” jelas Piprim.
Menurutnya, KLB merupakan konsekuensi dari turunnya cakupan imunisasi secara signifikan. Edukasi dan motivasi kepada masyarakat untuk memberikan vaksin campak dan rubella (MR) kepada anak-anak menjadi kunci dalam memutus rantai penularan. “Imunisasi adalah hak dasar anak. Anak berhak hidup sehat dan terlindungi dari penyakit berbahaya,” tegas Piprim.
IDAI juga menekankan bahwa imunisasi rutin tidak hanya mencegah penyakit menular, tetapi juga membantu mencegah stunting. Infeksi kronis berulang yang tidak dicegah dapat menghambat pertumbuhan anak dan berkontribusi pada terjadinya stunting.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
Trump Larang Pungutan Biaya di Selat Hormuz
B-FILES
Diplomasi Internasional demi Benefit Nasional
Khamami Zada
Negara yang Ikut Berkurban
Timothy Ivan Triyono
62 Persen Jemaah Haji Indonesia Telah Kembali ke Tanah Air




