Jonathan Frizzy Sebut Hidupnya Hancur Berantakan Akibat Vape Etomidate
Kamis, 18 September 2025 | 11:18 WIB
Tangerang, Beritasatu.com- Pesinetron Jonathan Frizzy atau akrab disapa Ijonk terang-terangan mengaku kini hidupnya telah hancur dan berantakan, sejak tersandung kasus rokok elektrik atau vape berisi etomidate yang masuk dalam kategori obat keras.
Pengakuannya ini ia sampaikan dalam persidangan yang digelar Rabu (17/9/2025) di Pengadilan Negeri Tangerang, Banten.
“Bukan cuma nyesel. Bisa dibilang hidup saya hancur. Saya menyesal, kecewa dan marah atas semua kesalahan yang sudah saya perbuat,” tutur Jonathan, dikutip dari kanal YouTube, Kamis (18/9/2025).
Salah satu penyesalan terbesarnya karena kasus ini ialah membuat dirinya tak bisa menemui anak-anaknya karena dirinya harus dikurung dalam penjara.
"Rasanya di dalam sini, saya jalani cuma bersyukur. Saya harus sekarang terpisah terus jauh dari anak-anak," sesalnya.
Meski tengah terpuruk, kekasih artis Ririn Dwi Ariyanti tersebut berharap kasus hukum yang tengah menimpanya bisa menjadi pelajaran penting bagi masyarakat.
“Semoga ketika nanti saya bisa jadi contoh buat masyarakat di Indonesia, kalau kasus saya ini untuk jadi pelajaran untuk semuanya," kata Ijonk.
Terakhir, Ijonk juga meminta maaf kepada seluruh rakyat Indonesia terutama keluarga dan orang-orang terkasihnya yang kecewa terhadap dirinya karena kasus ini.
"Saya cuma bisa minta maaf untuk semuanya, untuk Indonesia. Kalau atas kesalahan saya ini dan ketidaktahuan saya akan pods etomidate ini bisa membuat sedih orang yang saya sayangi,” tutupnya.
Sebagai informasi, pada persidangan sebelumnya, Rabu (10/9/2025) kuasa hukum Ijonk, Andrea Silitonga buka suara terkait dugaan sang klien telah dijebak oleh Evan, salah satu terdakwa lainnya terkait kasus vape etomidate ini.
Dugaan Ijonk telah dijebak mencuat sesuai pesinetron tersebut dalam persidangan mengaku sejak awal tidak mengetahui vape tersebut mengandung etomidate yang merupakan salah satu jenis obat keras.
“Saya enggak mau pakai terminologi itu ya, karena kata ‘dijebak’ itu terlalu tendensius. Cuma dijelaskan dari awal, Ijonk enggak tahu barang itu apa karena enggak disampaikan oleh Evan. Bahkan diyakinkan kalau itu bukan narkoba. Kemasannya pun kemasan biasa, ada kotaknya, mereknya dan ada segelnya,” jelas Andreas, Kamis (11/9/2025).
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
B-FILES
Harga yang Tak Terlihat, Masa Depan yang Terancam
Rio Abdurachman P
Hari Fitri Benahi Diri: Ujian Integritas di Tengah Bayang Korupsi
Muhammad Ishar Helmi
Harga Emas Dunia Tertekan Imbas Data Tenaga Kerja AS yang Kuat




