WHO Bantah Klaim Trump Soal Hubungan Obat Parasetamol dan Autisme
Kamis, 25 September 2025 | 09:31 WIB
New York, Beritasatu.com- Badan Kesehatan Dunia atau World Health Organization (WHO) tegas membantah klaim Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump soal hubungan konsumsi obat parasetamol selama kehamilan dengan autisme.
Dalam sebuah pernyataan pada hari Rabu, organisasi tersebut menekankan sampai saat ini belum ada ada bukti ilmiah yang menemukan hubungan antara autisme dengan obat penghilang rasa sakit parasetamol tersebut.
"Penelitian ekstensif telah dilakukan selama dekade terakhir, termasuk studi skala besar yang meneliti hubungan antara penggunaan asetaminofen atau juga dikenal parasetamol selama kehamilan dan autisme. Saat ini, belum ada hubungan yang konsisten," bunyi pernyataan WHO, melansir Al Jazeera, Kamis (25/9/2025).
Dalam pemakaiannya, WHO menekankan pentingnya perempuan mengandung mengikuti saran dokter atau tenaga kesehatan yang bisa membantu menilai kondisi masing-masing dan menentukan obat-obatan yang diperlukan.
Sebelumnya, pada Senin (22/9/2025) dalam suatu konferensi pers, Trump mengaitkan penggunaan vaksin anak dan konsumsi parasetamol oleh ibu hamil dengan autisme.
"Saya ingin mengatakan apa adanya, jangan minum Tylenol (nama merek parasetamol di AS). Jangan minum itu," kata Trump.
Kemudian tim Trump juga dilaporkan menyarankan pemakaian leucovorin yang sejenis vitamin B9, sebagai pengobatan untuk gejala autisme.
Namun, pernyataan kontroversial Trump tersebut dikecam oleh para ahli kesehatan. Salah satunya Koalisi Ilmuwan Autisme yang menegaskan data yang ada tidak mendukung klaim Trump tersebut dan mengingatkan publik agar tidak terjebak dengan pernyataan tak berdasar.
"Data yang dikutip tidak mendukung klaim Tylenol menyebabkan autisme dan leucovorin adalah obatnya. Ini hanya memicu ketakutan dan memberikan harapan palsu ketika tidak ada jawaban yang sederhana (tentang autisme),” ujar Koalisi Ilmuwan Autisme
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
Trump Larang Pungutan Biaya di Selat Hormuz
B-FILES
Diplomasi Internasional demi Benefit Nasional
Khamami Zada
Negara yang Ikut Berkurban
Timothy Ivan Triyono
Piala Dunia 2026: 2 Gol Undav Bawa Jerman Comeback Lawan Pantai Gading




