Rupiah Melemah, Biaya Produksi Membengkak Hingga Subsidi APBN Tertekan
Selasa, 12 Mei 2026 | 17:44 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Pelemahan nilai tukar Rupiah memberikan dampak domino yang signifikan terhadap stabilitas ekonomi nasional, mulai dari sektor dunia usaha hingga postur APBN. Di sektor industri, depresiasi mata uang ini memicu kenaikan biaya impor bahan baku yang mengerek cost of goods sold sehingga menekan margin perusahaan dan membatasi ruang ekspansi usaha. Kondisi ini juga membebani konsumsi masyarakat melalui potensi kenaikan harga kebutuhan pokok, produk kesehatan, serta ongkos transportasi akibat naiknya biaya energi. Sementara itu, pemerintah menghadapi tekanan berat pada fiskal karena meningkatnya beban subsidi energi dan pembayaran utang luar negeri, yang pada akhirnya mempersempit ruang anggaran untuk sektor krusial lainnya seperti pendidikan dan perlindungan sosial.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
Mengejutkan! 200.000 Anak Indonesia Terjerat Judi Online
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Mengejutkan! 200.000 Anak Indonesia Terjerat Judi Online




