ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Perubahan Perilaku Publik Picu Gelombang PHK Massal di Industri Media

Kamis, 8 Mei 2025 | 21:06 WIB
Z
SM
Penulis: Zhulfakar | Editor: SMR
Pakar kebijakan publik dari Universitas Trisakti Trubus Rahardiansah.
Pakar kebijakan publik dari Universitas Trisakti Trubus Rahardiansah. (Beritasatu.com/Zhulfakar)

Jakarta, Beritasatu.com - Gelombang PHK massal yang terjadi di industri media di Indonesia khususnya televisi dinilai akibat gagalnya pelaku industri dalam mengantisipasi perubahan perilaku publik di tengah gempuran platform media digital. 

Pakar kebijakan publik dari Universitas Trisakti Trubus Rahardiansah mengatakan pergeseran preferensi konsumen terhadap platform digital sudah semestinya bisa diprediksi dan direspons sejak dini dengan inovasi dari pelaku industry media.

“Saya melihat bahwa dunia televisi ini kan lebih banyak dihadapkan oleh perubahan perilaku, perilaku konsumen kalau bahasa kerennya atau perilaku publik,” ujarnya kepada Beritasatu.com, Kamis (8/5/2025).

ADVERTISEMENT

Trubus menjelaskan perubahan perilaku masyarakat saat ini disebabkan oleh menjamurnya pilihan media digital yang lebih menarik perhatian publik, khususnya bagi generasi muda. 

“Nah, harusnya ini sudah diantisipasi oleh pemilik, pengusaha-pengusaha di dunia pertelevisian. Jadi harusnya sudah antisipasi bahwa itu akan pindah ke sana (digital) sehingga misalnya mereka melakukan kerja sama dengan kreator konten misalnya gitu kan,” ungkapnya.

Trubus mencontohkan upaya adaptasi bisa dilakukan dengan menyajikan program-program yang lebih inovatif dan sesuai dengan minat masyarakat saat ini. 

Ia menekankan pentingnya televisi menghadirkan konten yang relevan, menarik, dan dekat dengan kehidupan audiens masa kini, sebagai salah satu antisipasi gelombang PHK massal di industri media.

“Atau mereka juga, pemilik perusahaan ini juga melakukan ini program-program yang lebih eye catching lah, yang lebih dirasakan oleh masyarakat,” jelasnya.

Infografis Perkembangan Jumlah PHK. - (Beritasatu.com/-)
Infografis Perkembangan Jumlah PHK. - (Beritasatu.com/-)

Lebih jauh, Trubus juga menyoroti karakter generasi muda saat ini yang lebih menyukai pekerjaan di sektor informal dan cenderung terlibat dalam aktivitas inovatif yang erat dengan dunia digital.

“Mereka generasi sekarang lebih suka bekerja di tingkat informal. Jadi mereka lebih suka kerja, lebih sibuk dengan aktivitasnya yang kaitan dengan ini, inovasi ya. Apalagi yang sekarang era disruptif, itu kan era informasi,” jelasnya.

Menurutnya, jika ingin bertahan, televisi harus ikut berubah dengan mengikuti tren dan kebutuhan generasi muda, khususnya Gen Z

“Harusnya televisi-televisi itu juga mengikuti inovasi yang ada, terkait gimana. Kemudian gen Z, anak-anak muda sekarang sukanya tontonannya apa,” pungkasnya terkait fenomena PHK massal di industri media.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon