ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Profil Rafael Granada Baay, Resmi Sandang Pangkat Letnan Jenderal TNI

Kamis, 10 Juli 2025 | 12:45 WIB
MF
MF
Penulis: Muhammad Firman | Editor: MF
Sosok Letjen TNI Rafael Granada Baay
Sosok Letjen TNI Rafael Granada Baay (TNI AD/Istimewa)

Jakarta, Beritasatu.com - Mayjen TNI Rafael Granada Baay resmi menyandang pangkat letnan jenderal (letjen). Kenaikan pangkat tersebut berlangsung dalam upacara Laporan Korps Kenaikan Pangkat perwira tinggi (Pati) TNI AD di Markas Besar Angkatan Darat, Jakarta, pada Selasa (8/7/2025).

Dalam acara tersebut, Kepala Staf Angkatan Darat Jenderal TNI Maruli Simanjuntak menegaskan bahwa kenaikan pangkat ini adalah bentuk kepercayaan dan tanggung jawab besar dari negara.

Sebanyak 25 perwira tinggi TNI AD mendapatkan kenaikan pangkat, termasuk Rafael Granada Baay. Dari jumlah tersebut, 11 di antaranya naik menjadi mayor jenderal dan 13 lainnya menjadi brigadir jenderal.

ADVERTISEMENT

Kenaikan pangkat Letjen Rafael menjadi momen penting dalam perjalanan karier panjangnya di militer. Berikut profil serta perjalanan kariernya!

Profil Letjen TNI Rafael Granada Baay

Letjen TNI Rafael Granada Baay merupakan alumnus Akademi Militer (Akmil) tahun 1993 dari kecabangan Infanteri. Lahir pada 25 Juni 1971, Rafael telah mengabdi dalam berbagai posisi strategis di lingkungan TNI AD. Sejak 24 Juli 2024, ia dipercaya menjabat sebagai pangdam jaya merangkap dankogartap I/Jakarta.

Sebelum menjadi Pangdam Jaya, Rafael Granada Baay pernah menjabat sebagai direktur H BAIS TNI (2021-2023), danpaspampres (2023), dan pangdam V/Brawijaya (2023-2024).

Jejak pengabdian militernya juga mencakup jabatan penting di berbagai wilayah seperti danrindam VII/Wirabuana, danrindam XIV/Hasanuddin, danrem 074/Warastratama, hingga aspotwil kaskogabwilhan I.

Di lingkungan pasukan khusus Kopassus, Rafael Granada Baay juga memiliki rekam jejak panjang, mulai dari Danunit 3/1/1/21/2 Kopassus, Wadanyon 33 Grup 3 Kopassus, hingga Komandan Grup 2 Kopassus.

Ia juga pernah menjabat sebagai Dansepara Pusdikpassus, Dandenma Kopassus, Waaslog Danjen Kopassus, dan Asintel Danjen Kopassus.

Rafael Granada Baay menempuh berbagai pendidikan militer seperti Sesarcabif, Diklapa I dan II, Dik PARA, Dik Komando, serta mengikuti Seskoad angkatan XLV tahun 2007. Ia juga mengikuti pendidikan Susdanyon dan Susdandim sebagai bekal untuk menduduki posisi komando di lapangan.

Pada tahun 2021, Rafael menjadi wakil panglima komando operasi gabungan khusus (koopsgabsus) Tricakti. Satuan ini bertugas memburu kelompok teroris di wilayah Poso, Sigi, dan Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, pascatragedi penyerangan warga sipil di Desa Lemban Tongoa.

Peran Rafael dalam operasi tersebut menunjukkan kemampuannya dalam misi-misi strategis yang bersifat intelijen dan operasional.

Tahun 2023 menjadi titik penting ketika Rafael Granada Baay dipercaya menjabat sebagai komandan pasukan pengamanan presiden (danpaspampres).

Setelah hampir setahun menjadi garda terdepan pengamanan Presiden Joko Widodo, ia kemudian diamanahkan sebagai pangdam V/Brawijaya.

Kariernya semakin bersinar ketika ditunjuk menjadi pangdam jaya, salah satu posisi paling strategis dalam struktur TNI AD. Di posisi ini, Rafael sekaligus menjabat sebagai dankogartap I/Jakarta, menunjukkan kepercayaan penuh dari pimpinan TNI terhadap kepemimpinannya.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

11 Pati TNI AD Naik Pangkat Jadi Jenderal Bintang 2, Simak Daftarnya

11 Pati TNI AD Naik Pangkat Jadi Jenderal Bintang 2, Simak Daftarnya

NASIONAL
13 Pati TNI AD Naik Pangkat Jadi Jenderal Bintang 1, Ini Daftarnya

13 Pati TNI AD Naik Pangkat Jadi Jenderal Bintang 1, Ini Daftarnya

NASIONAL
25 Perwira Tinggi TNI AD Resmi Naik Pangkat, Simak Daftarnya

25 Perwira Tinggi TNI AD Resmi Naik Pangkat, Simak Daftarnya

NASIONAL

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon