ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Muktamar PPP: 676 Suara Sah Tentukan Ketua Umum Baru

Sabtu, 27 September 2025 | 17:09 WIB
MS
DM
Penulis: Monique Handa Shafira | Editor: DM
Sekretaris Jenderal Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Arwani Thomafi, memastikan pemilihan ketua umum periode 2025-2030 dalam muktamar ke-10 akan dilakukan melalui mekanisme 676 suara sah dari total 1.384 suara peserta.
Sekretaris Jenderal Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Arwani Thomafi, memastikan pemilihan ketua umum periode 2025-2030 dalam muktamar ke-10 akan dilakukan melalui mekanisme 676 suara sah dari total 1.384 suara peserta. (Beritasatu.com/Yustinus Paat)

Jakarta, Beritasatu.com - Sekretaris Jenderal Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Arwani Thomafi, memastikan pemilihan ketua umum periode 2025-2030 dalam muktamar ke-10 akan dilakukan melalui mekanisme 676 suara sah dari total 1.384 suara peserta.

Arwani menjelaskan, jumlah suara tersebut berasal dari dewan pimpinan wilayah (DPW), dewan pimpinan cabang (DPC), dewan pimpinan pusat (DPP), serta badan otonom partai, masing-masing dengan satu suara. “Yang dari 670-an suara itu nanti mau milih siapa, tentu yang mayoritas yang menang,” ujarnya di Jakarta, Sabtu (27/9/2025).

Pemilihan akan dipimpin steering committee (SC), sejak sidang paripurna pertama hingga akhir muktamar. Agenda muktamar meliputi pembukaan, pembahasan jadwal, tata tertib, laporan pertanggungjawaban pengurus 2020-2025, hingga tahap pemilihan ketua umum.

ADVERTISEMENT

Menurut Arwani, muktamar bukan hanya forum memilih pemimpin baru, tetapi juga ruang tertinggi permusyawaratan partai untuk menentukan arah kebijakan lima tahun ke depan. Forum akan membahas AD/ART, rekomendasi kebijakan, dan keputusan strategis lain. “Muktamar ini diharapkan membahas banyak perbaikan dan pembaruan di PPP,” katanya.

Terkait kandidat ketua umum, hingga kini forumlah yang akan menentukan nama resmi. Namun, sejumlah nama mulai mengemuka di publik, antara lain Mohamad Mardiono, Agus Suparmanto, dan Husnan Bey Fananie. “Apakah tiga nama itu benar-benar menjadi kandidat, nanti kita lihat pada forum muktamar,” ujarnya.

Arwani juga menegaskan mekanisme pemilihan ketua umum sepenuhnya ditentukan para muktamirin tanpa intervensi kelembagaan dari DPP. “Kalau teman-teman DPP mau jadi tim sukses juga bebas. Yang penting semuanya harus jadi tim sukses PPP,” tegasnya.

Muktamar ke-10 PPP resmi dibuka sore ini dengan tema “Transformasi PPP untuk Indonesia”, dihadiri pengurus DPW, DPC, dan DPP, serta dijadwalkan berlangsung hingga 29 September 2025.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Mardiono Optimistis PPP Lolos ke Parlemen pada Pemilu 2029

Mardiono Optimistis PPP Lolos ke Parlemen pada Pemilu 2029

NASIONAL
Mardiono Minta Kader PPP Solid Dukung dan Kawal Program Prabowo

Mardiono Minta Kader PPP Solid Dukung dan Kawal Program Prabowo

NASIONAL
Lawan SK DPP, Mundjidah Wahab Tolak Dicopot dari Ketua PPP Jawa Timur

Lawan SK DPP, Mundjidah Wahab Tolak Dicopot dari Ketua PPP Jawa Timur

NASIONAL
Mardiono Pasang Target Masuk Parlemen 2029, PPP Perkuat Konsolidasi

Mardiono Pasang Target Masuk Parlemen 2029, PPP Perkuat Konsolidasi

NASIONAL
Isu Politik-Hukum: Kubu Agus Suparmanto Dipersilakan Gugat ke PTUN

Isu Politik-Hukum: Kubu Agus Suparmanto Dipersilakan Gugat ke PTUN

NASIONAL
Menkum Persilakan Kubu Agus Suparmanto Gugat SK PPP ke PTUN

Menkum Persilakan Kubu Agus Suparmanto Gugat SK PPP ke PTUN

NASIONAL

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon