ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Awas! Polisi Akan Pasang Fitur Laporan di Aplikasi Ojol

Sabtu, 8 November 2025 | 14:43 WIB
A
S
Penulis: Antara | Editor: JTO
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dan Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni di Mabes Polri, Jakarta, Jumat 24 Oktober 2025.
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dan Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni di Mabes Polri, Jakarta, Jumat 24 Oktober 2025. (Beritasatu.com/Farissa Elfandini)

Bandung, Beritasatu.com - Polisi tengah menyiapkan fitur telepon darurat di aplikasi ojek daring untuk mempercepat respons terhadap situasi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). Fitur ini akan memungkinkan para pengemudi ojek online (ojol) dan pengguna jasa menghubungi kepolisian secara langsung saat menemukan kejadian mencurigakan di jalan.

“Polri akan bekerja sama dengan aplikator transportasi daring untuk menambahkan fitur panggilan cepat. Dengan begitu, pengemudi bisa langsung melapor jika menemukan situasi yang membutuhkan tindakan segera dari polisi,” ujar Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo saat memimpin Apel Ojek Daring Kamtibmas di Bandung, Jawa Barat, Sabtu (8/11/2025).

Menurut Listyo, langkah ini merupakan bentuk sinergi Polri dengan komunitas ojek daring yang memiliki jangkauan luas hingga ke pelosok wilayah. Ia menilai pengemudi ojol adalah mitra strategis dalam menjaga keamanan dan ketertiban di jalan raya.

ADVERTISEMENT

“Ojek daring ini berinteraksi langsung dengan masyarakat setiap hari. Mereka bisa menjadi mata dan telinga bagi kami dalam upaya pencegahan tindak kejahatan,” kata Listyo.

Selain memperkuat kerja sama teknologi, pemerintah juga tengah menyiapkan regulasi perlindungan bagi pengemudi ojek daring. Aturan tersebut rencananya akan dituangkan dalam peraturan Presiden (Perpres) yang saat ini sedang dibahas bersama Kementerian Ketenagakerjaan.

Perlindungan yang dimaksud mencakup jaminan sosial, asuransi kecelakaan kerja, serta santunan kematian bagi para mitra pengemudi.

Kapolri menegaskan, sektor transportasi daring memiliki kontribusi besar terhadap ekonomi nasional. Ia menyebut, keberadaan ojek online turut menyumbang 61,9% terhadap produk domestik bruto (PDB) nasional dan menyerap lebih dari 1,19 juta tenaga kerja.

“Peran ojol sangat penting, bukan hanya dalam mobilitas masyarakat tetapi juga dalam menjaga keamanan dan mendukung perekonomian bangsa,” pungkasnya.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Ziarah Makam Soekarno-Soeharto, Kapolri Serap Nilai Pemimpin Bangsa

Ziarah Makam Soekarno-Soeharto, Kapolri Serap Nilai Pemimpin Bangsa

NASIONAL
Jelang Hari Bhayangkara, Kapolri Ziarah ke Makam Bung Karno Blitar

Jelang Hari Bhayangkara, Kapolri Ziarah ke Makam Bung Karno Blitar

NASIONAL
Jelang Hari Bhayangkara, Kapolri Ziarah ke Makam Bung Karno Besok

Jelang Hari Bhayangkara, Kapolri Ziarah ke Makam Bung Karno Besok

NASIONAL
Kapolri Sebut Kompolnas Mitra Strategis Polri

Kapolri Sebut Kompolnas Mitra Strategis Polri

NASIONAL
Penempatan Polisi di Jabatan Sipil Harus atas Permintaan Instansi

Penempatan Polisi di Jabatan Sipil Harus atas Permintaan Instansi

NASIONAL
Pakar Usul Kompolnas Ikut Beri Pertimbangan Ganti Kapolri

Pakar Usul Kompolnas Ikut Beri Pertimbangan Ganti Kapolri

NASIONAL

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon