ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

BGN Catat 11.640 Jiwa Keracunan MBG dari 211 Kasus

Rabu, 12 November 2025 | 14:24 WIB
EM
DM
Penulis: Erfan Maruf | Editor: DM
Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana melaporkan adanya 211 kasus keracunan yang berkaitan dengan pelaksanaan program makan bergizi gratis (MBG) di berbagai daerah di Indonesia. Dari jumlah tersebut, 11.640 penerima manfaat mengalami keracunan.
Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana melaporkan adanya 211 kasus keracunan yang berkaitan dengan pelaksanaan program makan bergizi gratis (MBG) di berbagai daerah di Indonesia. Dari jumlah tersebut, 11.640 penerima manfaat mengalami keracunan. (Beritasatu.com/Muhammad Farhan)

Jakarta, Beritasatu.com - Badan Gizi Nasional (BGN) melaporkan adanya 211 kasus keracunan yang berkaitan dengan pelaksanaan program makan bergizi gratis (MBG) di berbagai daerah di Indonesia. Dari jumlah tersebut, 11.640 penerima manfaat mengalami keracunan.

Kepala BGN Dadan Hindayana menyebut program MBG menyumbang hampir setengah dari kasus keracunan pangan nasional. “Total kejadian sampai hari ini ada 441 kasus. MBG menyumbang 211 kejadian atau sekitar 48% dari keracunan pangan di Indonesia,” kata Dadan dalam rapat dengar pendapat dengan Komisi IX DPR, Rabu (13/11/2025).

Berdasarkan data BGN, 636 orang harus dirawat inap, sedangkan 11.004 orang menjalani rawat jalan. Data dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menunjukkan angka sedikit berbeda, dengan 638 orang dirawat inap dan 12.755 orang rawat jalan.

ADVERTISEMENT

“Kalau berdasarkan laporan Kemenkes, ada 13.371 penerima manfaat yang mengalami gangguan kesehatan akibat program makanan bergizi,” ujar Dadan.

Meski mencatat ratusan kasus, Dadan menegaskan, sebagian besar pelaksanaan program MBG berjalan baik. Hingga kini, program tersebut telah memproduksi dan menyalurkan 1,8 miliar porsi makanan bergizi ke berbagai daerah. “Alhamdulillah, sebagian besar berjalan dengan baik,” ujarnya.

Program makan bergizi gratis diketahui telah menjangkau lebih dari 42 juta penerima manfaat di 38 provinsi, termasuk anak-anak, ibu hamil, dan santri pondok pesantren.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Ribuan Warga Malang Teken Petisi Dukung MBG untuk 82 Juta Orang

Ribuan Warga Malang Teken Petisi Dukung MBG untuk 82 Juta Orang

JAWA TIMUR
Dukung MBG, Relawan DIY Ajak Publik Awasi agar Bebas Korupsi

Dukung MBG, Relawan DIY Ajak Publik Awasi agar Bebas Korupsi

NUSANTARA
KPK Tegaskan Tak Akan Ambil Alih Kasus Korupsi MBG dari Kejagung

KPK Tegaskan Tak Akan Ambil Alih Kasus Korupsi MBG dari Kejagung

NASIONAL
Karut-marut Program MBG

Karut-marut Program MBG

B-PLUS
Sony Tuding Pejabat BGN Samarkan Kepemilikan SPPG

Sony Tuding Pejabat BGN Samarkan Kepemilikan SPPG

NASIONAL
Demo di Jakarta, Massa Tani Merdeka Serukan Dukung Program Prabowo

Demo di Jakarta, Massa Tani Merdeka Serukan Dukung Program Prabowo

NASIONAL

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon