Isu Politik Sepekan: Bencana Sumatera, OTT KPK hingga Rapimnas Golkar
Minggu, 21 Desember 2025 | 08:18 WIB
3. Kasus Chromebook, Tim Kuasa Hukum Tegaskan Nadiem Tak Korupsi
Sidang perdana perkara dugaan korupsi pengadaan laptop berbasis Chrome OS (Chromebook) yang menyeret mantan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Nadiem Makarim resmi ditunda. Penundaan dilakukan lantaran kondisi kesehatan Nadiem yang masih dalam masa pemulihan pascaoperasi fistula ani, yang dijalaninya pada Jumat (12/12/2025) lalu.
Majelis hakim sempat membuka persidangan, tetapi kemudian memutuskan untuk menjadwalkan ulang sidang hingga kondisi kesehatan terdakwa dinilai memungkinkan untuk mengikuti proses persidangan secara penuh. Meski demikian, jaksa penuntut umum (JPU) tetap melanjutkan agenda dengan membacakan surat dakwaan terhadap tiga terdakwa lain yang terlibat dalam perkara tersebut.
“Tidak benar tuduhan bahwa klien kami diuntungkan Rp 809 miliar. Seluruh fakta dan bukti akan kami buka di persidangan,” ujar Dodi.
4. KPK OTT Serentak di Banten, Bekasi, dan HSU
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjelaskan alasan melakukan tiga operasi tangkap tangan (OTT) dalam waktu yang hampir bersamaan di Banten-Jakarta, Kabupaten Bekasi, dan Hulu Sungai Utara (HSU) Kalimantan Selatan.
OTT pertama dilakukan pada Rabu (17/12/2025) di wilayah Tangerang, Banten, dan Jakarta. Dalam operasi ini, KPK mengamankan sembilan orang, termasuk oknum jaksa. Selanjutnya, pada Kamis (18/12/2025), KPK kembali melakukan OTT di Hulu Sungai Utara (HSU) Kalimantan Selatan dan menangkap enam orang, termasuk kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) HSU dan kepala Seksi Intelijen (Kasi Intel) HSU.
Sementara itu, OTT di Kabupaten Bekasi mengamankan 10 orang, termasuk Bupati Bekasi Ade Kuswara dan ayahnya, Haji Kunang.
5. Buka Rapimnas Golkar, Bahlil Beberkan 2 Target Besar Partai Beringin
Ketua Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia membuka Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) I Golkar 2025 di kantor DPP Partai Golkar, Slipi, Jakarta Barat, Sabtu (20/12/2025). Ada dua target poin penting dibahas dalam rapimnas partai beringin itu.
"Target besar yang pertama adalah mendukung pemerintahan Pak Prabowo-Gibran dengan baik, dengan program-programnya," kata Bahlil seusai membuka rapimnas dikutip dari Antara.
Poin kedua yang dibahas yakni soal persiapan Partai Golkar dalam menghadapi kontestasi Pemilu 2029.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
Dalami Nilai Investasi PPT ET, KPK Periksa Dirut PT CEP
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Polisi Temukan Senjata Tajam di TKP Mahasiswi Unpad Dilindas Motor




