Kuota Sekolah SNBP 2026 Bisa Dicek Sekarang, Ini Panduannya
Selasa, 30 Desember 2025 | 12:37 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Proses seleksi nasional penerimaan mahasiswa baru (SNPMB) 2026 resmi dimulai. Salah satu tahapan paling krusial yang sangat dinantikan oleh siswa kelas 12 serta pihak sekolah adalah pengumuman kuota sekolah seleksi nasional berdasarkan prestasi (SNBP) 2026.
Panitia SNPMB secara resmi telah merilis data kuota sekolah SNBP 2026 pada Senin (29/12/2025). Bersamaan dengan itu, masa sanggah kuota juga mulai dibuka sejak tanggal tersebut.
Informasi ini menjadi dasar penting bagi sekolah dalam menentukan jumlah siswa yang berhak menyandang status siswa eligible untuk mengikuti seleksi SNBP 2026.
Mengetahui kuota sekolah menjadi sangat penting karena jumlah kuota tersebut akan menentukan berapa banyak siswa terbaik yang dapat didaftarkan ke perguruan tinggi negeri (PTN) melalui jalur prestasi.
Cara Cek Kuota Sekolah SNBP 2026 di Snpmb.id
Panitia SNPMB menyediakan akses data kuota sekolah secara terbuka dan transparan melalui laman resmi. Baik siswa maupun guru dapat melakukan pengecekan dengan langkah-langkah berikut ini.
- Buka browser dan akses laman resmi https://snpmb.id.
- Pada halaman utama, klik ikon menu garis tiga.
- Pilih menu SNBP.
- Klik submenu kuota sekolah.
- Pilih salah satu metode pencarian berikut ini. Berdasarkan lokasi (pilih provinsi, kemudian kabupaten/kota, lalu cari nama sekolah, kemudian berdasarkan NPSN (masukkan 8 digit nomor pokok sekolah nasional atau NPSN untuk hasil yang lebih cepat dan akurat).
- Klik tombol cari.
- Sistem akan menampilkan detail kuota sekolah beserta persentase kuota sesuai akreditasi.
Ketentuan Kuota Sekolah SNBP 2026 Berdasarkan Akreditasi
Jumlah siswa eligible yang diperbolehkan mendaftar SNBP 2026 berbeda di setiap sekolah. Perbedaan ini ditentukan berdasarkan status akreditasi sekolah, dengan ketentuan sebagai berikut ini.
- Sekolah dengan akreditasi A mendapatkan kuota sebesar 40%.
- Sekolah dengan akreditasi B mendapatkan kuota sebesar 25%.
- Sekolah dengan akreditasi C atau lainnya mendapatkan kuota sebesar 5%.
Selain itu, sekolah yang secara konsisten menggunakan e-Rapor dalam pengisian pangkalan data sekolah dan siswa (PDSS) berpeluang memperoleh tambahan kuota sebesar 5%.
Perlu dipahami penghitungan kuota tidak dilakukan per kelas, melainkan berdasarkan total jumlah siswa dalam satu jurusan.
Sebagai contoh, jika sebuah sekolah berakreditasi A memiliki 100 siswa pada jurusan IPA, maka kuota siswa eligible SNBP 2026 untuk jurusan tersebut adalah 40 siswa terbaik dari seluruh jurusan IPA.
Kriteria Siswa Eligible SNBP 2026 yang Wajib Dipenuhi
Tidak semua siswa kelas 12 otomatis dapat mendaftar SNBP 2026. Hanya siswa yang memenuhi kriteria eligible yang berhak mengikuti seleksi jalur prestasi ini. Berikut syarat lengkapnya.
- Siswa SMA, MA, atau SMK kelas terakhir (kelas 12) pada 2026 yang memiliki prestasi unggul.
- Warga negara Indonesia (WNI) dan memiliki nomor induk kependudukan (NIK).
- Memiliki nomor induk siswa nasional (NISN) yang terdaftar di PDSS.
- Memiliki nilai rapor semester 1 hingga semester 5 yang telah diinput oleh sekolah ke dalam PDSS.
- Wajib mengunggah portofolio bagi siswa yang memilih program studi bidang seni dan olahraga.
- Memiliki prestasi akademik sesuai ketentuan masing-masing PTN.
- Memiliki kondisi kesehatan yang memadai sehingga tidak menghambat proses studi.
Mekanisme Pemeringkatan Siswa oleh Sekolah
Penentuan siswa eligible sepenuhnya dilakukan oleh pihak sekolah melalui proses pemeringkatan internal. Pemeringkatan ini disesuaikan dengan kurikulum yang digunakan, baik Kurikulum Merdeka maupun Kurikulum 2013.
Secara umum, komponen penilaian meliputi:
- Rata-rata nilai rapor: Menggunakan nilai rata-rata seluruh mata pelajaran dari semester 1 hingga 5.
- Mata pelajaran pendukung: Jika terdapat nilai yang sama, sekolah dapat menambahkan kriteria lain seperti prestasi akademik, lomba, atau olimpiade.
- Kepatuhan terhadap ketentuan kuota: Sekolah berhak penuh menentukan siswa yang masuk kuota sesuai persentase akreditasi yang diperoleh (40%, 25%, atau 5%).
Siswa diimbau memastikan seluruh nilai rapor telah terinput dengan benar di sistem PDSS. Jika terdapat kesalahan data dan siswa termasuk dalam kuota, segera manfaatkan masa sanggah atau berkoordinasi dengan pihak sekolah sebelum pendaftaran SNBP 2026 ditutup.
Jadwal Penting SNBP 2026 yang Wajib Dicatat
Agar tidak melewatkan tahapan penting, berikut rangkaian jadwal resmi SNBP 2026.
- Pengumuman kuota sekolah: 29 Desember 2025.
- Masa sanggah kuota sekolah: 29 Desember 2025–15 Januari 2026.
- Registrasi akun SNPMB sekolah: 5 Januari–26 Januari 2026.
- Registrasi akun SNPMB siswa: 12 Januari–18 Februari 2026.
- Pendaftaran SNBP 2026: 3–18 Februari 2026.
- Pengumuman hasil SNBP 2026: 31 Maret 2026.
Pantau terus informasi terbaru melalui kanal resmi SNPMB agar seluruh proses persiapan menuju PTN impian berjalan lancar dan tanpa kendala.
Sebagai salah satu jalur masuk PTN yang sangat kompetitif, SNBP 2026 menuntut kesiapan siswa dan sekolah sejak tahap awal, mulai dari pengecekan kuota sekolah, pemeringkatan siswa, hingga kelengkapan data di PDSS. Dengan memahami seluruh ketentuan dan jadwal resmi, peluang untuk lolos melalui jalur prestasi dapat dimaksimalkan secara optimal.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
B-FILES
Diplomasi Internasional demi Benefit Nasional
Khamami Zada
Negara yang Ikut Berkurban
Timothy Ivan Triyono
Piala Dunia 2026: 2 Gol Undav Bawa Jerman Comeback Lawan Pantai Gading




