ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Wacana Pilkada via DPRD, Lemhannas Minta Dikaji Menyeluruh

Kamis, 29 Januari 2026 | 05:00 WIB
MH
DM
Penulis: Mita Amalia Hapsari | Editor: DM
Gubernur Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas) Tubagus Ace Hasan Syadzily menegaskan wacana pemilihan kepala daerah melalui DPRD perlu dikaji secara menyeluruh dan tidak bisa diputuskan secara tergesa-gesa.
Gubernur Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas) Tubagus Ace Hasan Syadzily menegaskan wacana pemilihan kepala daerah melalui DPRD perlu dikaji secara menyeluruh dan tidak bisa diputuskan secara tergesa-gesa. (Beritasatu.com/Mita Amalia Hapsari)

Jakarta, Beritasatu.com - Gubernur Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas) Tubagus Ace Hasan Syadzily menegaskan wacana pemilihan kepala daerah melalui DPRD perlu dikaji secara menyeluruh dan tidak bisa diputuskan secara tergesa-gesa.

Ace menyampaikan, Lemhannas saat ini masih melakukan kajian mendalam terkait kemungkinan pengembalian mekanisme pemilihan kepala daerah kepada DPRD. Ia menargetkan hasil kajian tersebut dapat rampung sebelum pelaksanaan pemilu mendatang.

“Wacana ini harus dilihat secara komprehensif, mulai dari sistem pemilu, bagaimana memastikan pemilihannya efektif, hingga dampaknya terhadap ketahanan nasional,” ujar Ace seusai bertemu Gubernur Jakarta Pramono Anung di Balai Kota Jakarta, Rabu (28/1/2026).

ADVERTISEMENT

Menurut Ace, kajian tersebut juga diarahkan untuk memastikan model pemilihan kepala daerah mampu melahirkan kepemimpinan yang efektif dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Ia menambahkan, Lemhannas akan mendalami efektivitas sistem pemilihan kepala daerah secara langsung oleh masyarakat yang telah berjalan selama lebih dari dua dekade terakhir. 

“Kita ingin melihat sejauh mana efektivitas dan kualitas dari sistem yang sudah berjalan lebih dari 25 tahun ini, terutama di tengah dinamika dan tantangan yang kita hadapi saat ini,” jelasnya.

Ace menegaskan, setiap perubahan sistem pemilihan kepala daerah harus didasarkan pada pertimbangan yang matang, menyeluruh, dan berorientasi pada kepentingan nasional serta kualitas pelayanan publik.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Isu Politik-Hukum: Tak Ada Reshuffle hingga Kasus Pedagang Es Jadul

Isu Politik-Hukum: Tak Ada Reshuffle hingga Kasus Pedagang Es Jadul

NASIONAL
Tak Lebih Murah, Pilkada via DPRD Picu Transaksi Elite-Korupsi Politik

Tak Lebih Murah, Pilkada via DPRD Picu Transaksi Elite-Korupsi Politik

NASIONAL
Andreas Pareira: Pilkada via DPRD Langgar UUD 1945 dan Putusan MK

Andreas Pareira: Pilkada via DPRD Langgar UUD 1945 dan Putusan MK

NASIONAL
Misteri Pertemuan Dasco-Cak Imin, Isu Pilkada via DPRD Menguat

Misteri Pertemuan Dasco-Cak Imin, Isu Pilkada via DPRD Menguat

NASIONAL
Tolak Pilkada via DPRD, Tepi Indonesia: Itu Kemunduran Demokrasi

Tolak Pilkada via DPRD, Tepi Indonesia: Itu Kemunduran Demokrasi

NASIONAL
Rapimnas Golkar Usul Pilkada Dipilih DPRD, Ini Alasannya

Rapimnas Golkar Usul Pilkada Dipilih DPRD, Ini Alasannya

NASIONAL

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon