ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Puluhan Ribu Akun BPJS PBI Dinonaktifkan, Masyarakat Panik

Jumat, 6 Februari 2026 | 15:49 WIB
OW
MK
Penulis: Olena Wibisana | Editor: MBK
Pasien RSUD Pasar Minggu mengantre di loket pendaftaran pasien baru BPJS.
Pasien RSUD Pasar Minggu mengantre di loket pendaftaran pasien baru BPJS. (BPJS Kesehatan/Istimewa)

Yogyakarta, Beritasatu.com – Sebanyak puluhan ribu kepesertaan BPJS PBI di Kota Yogyakarta dinonaktifkan oleh Kementerian Sosial RI. Penonaktifan ini berlaku sejak 1 Februari 2026.

Berdasarkan data Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta, sebanyak 21.800 peserta BPJS PBI di kota tersebut turut dinonaktifkan. Hal ini berdampak pada layanan fasilitas kesehatan yang biasanya diakses oleh para peserta.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta, Emma Rahmi Aryani, mengatakan proses reaktivasi kepesertaan BPJS PBI telah dimulai sejak Senin (2/2/2026), merujuk pada perintah Walikota Yogyakarta, Hasto Wardoyo, untuk memaksimalkan pelayanan faskes.

ADVERTISEMENT

“Memang pada 1 Februari muncul informasi bahwa 21.000 peserta BPJS PBI dinonaktifkan. Kami merespons dengan mengaktifkan kembali kartu BPJS bagi peserta yang datang ke Jamkesda, meski memang perlu waktu,” kata dia kepada awak media, Jumat (6/2/2026).

Sejak dimulainya proses reaktivasi, setidaknya 1.300 kepesertaan BPJS PBI telah kembali aktif. Masyarakat dapat melakukan reaktivasi melalui tiga cara: aplikasi Jogja Smart Service (JSS), layanan pesan WhatsApp Jamkesda, atau datang langsung ke Mall Pelayanan Publik (MPP) Kota Yogyakarta.

Dampak penonaktifan terlihat di MPP Kota Yogyakarta, di mana sejumlah masyarakat antre untuk mengurus persyaratan reaktivasi.

“Belum aktifasi, ada status di Kartu Keluarga karyawan swasta padahal pengangguran, tidak sesuai real di lapangan. Kalau karyawan tidak bisa, harus ke Dukcapil dulu. Agak ribet, kaget saja tiba-tiba tidak aktif,” ujar Aris Ardianto, peserta BPJS PBI.

Penonaktifan ini membuat masyarakat kaget, terutama bagi pasien cuci darah maupun kemoterapi yang jadwalnya tidak bisa diundur, sehingga mereka harus segera melakukan reaktivasi.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Wakil Ketua DPRD Pekalongan dan Rombongan Diperiksa KPK, Ada Apa?

Wakil Ketua DPRD Pekalongan dan Rombongan Diperiksa KPK, Ada Apa?

NASIONAL
Mengapa Peserta JKN Perlu Surat Kontrol? Ini Penjelasan BPJS Kesehatan

Mengapa Peserta JKN Perlu Surat Kontrol? Ini Penjelasan BPJS Kesehatan

NASIONAL
DPR Siapkan RUU Satu Data untuk Atasi Bansos Salah Sasaran

DPR Siapkan RUU Satu Data untuk Atasi Bansos Salah Sasaran

NASIONAL
Dirut BPJS Kesehatan Dorong Generasi Muda Cegah DM dan Hipertensi melalui Fun Run 2026

Dirut BPJS Kesehatan Dorong Generasi Muda Cegah DM dan Hipertensi melalui Fun Run 2026

LIFESTYLE
Telkomsel dan BPJS Ketenagakerjaan Perluas Akses Perlindungan Pekerja lewat Layanan Digital Terintegrasi

Telkomsel dan BPJS Ketenagakerjaan Perluas Akses Perlindungan Pekerja lewat Layanan Digital Terintegrasi

EKONOMI
Dekatkan Layanan, BPJS Keliling Disambut Antusias Warga Aro IV Korong Kota Solok

Dekatkan Layanan, BPJS Keliling Disambut Antusias Warga Aro IV Korong Kota Solok

NASIONAL

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon