Rawan Jadi Target KKB, Pemerintah Perketat Keamanan Objek Vital Papua
Selasa, 17 Februari 2026 | 13:13 WIB
Jakarta, Beritasatu.com – Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam), Djamari Chaniago, mengungkapkan pemerintah mempertebal pengamanan di sejumlah objek vital di Papua.
Langkah ini dilakukan menyusul insiden penembakan yang diduga dilakukan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) terhadap pesawat Smart Air hingga kawasan PT Freeport dalam area Mile 50, Distrik Tembagapura, Mimika.
"Penguatan pengamanan dilakukan agar peristiwa serupa tidak terulang dan masyarakat dapat menjalankan aktivitas secara aman dan tenang," ujarnya dalam keterangan kepada wartawan, Selasa (17/2/2026).
Djamari menjelaskan, pengamanan difokuskan di sejumlah titik strategis, termasuk kawasan operasional yang dianggap vital serta wilayah penerbangan perintis yang mengangkut logistik. Salah satu lokasi yang mendapat perhatian khusus adalah Bandara Koroway.
Menurutnya, pemerintah telah mengerahkan tambahan personel TNI di bandara tersebut guna memastikan distribusi logistik serta mobilitas tenaga kesehatan tetap berjalan lancar dan tidak terganggu.
Di sisi lain, Djamari menegaskan aparat keamanan masih terus memburu pelaku penembakan terhadap pesawat Smart Air dan kawasan PT Freeport di Mile 50, Distrik Tembagapura, Mimika.
"Langkah pengejaran terhadap pelaku terus dilakukan sesuai prosedur hukum yang berlaku," ujarnya.
Sebelumnya, insiden penembakan terhadap pilot Smart Air di Boven Digoel serta penembakan karyawan di kawasan PT Freeport, Mile 50, Distrik Tembagapura, Mimika, menambah daftar panjang kasus kekerasan bersenjata di Papua yang menjadi sorotan berbagai pihak.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
B-FILES
Harga yang Tak Terlihat, Masa Depan yang Terancam
Rio Abdurachman P
Hari Fitri Benahi Diri: Ujian Integritas di Tengah Bayang Korupsi
Muhammad Ishar Helmi
Harga Emas Dunia Tertekan Imbas Data Tenaga Kerja AS yang Kuat




