ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Kritik Soal Batas Ketum Parpol, PDIP Nilai KPK Keluar Jalur

Kamis, 23 April 2026 | 18:56 WIB
IO
DM
Penulis: Ilham Oktafian | Editor: DM
Ilustrasi simpatisan, pendukung, dan kader PDI Perjuangan.
Ilustrasi simpatisan, pendukung, dan kader PDI Perjuangan. (Antara/Galih Pradipta)

Jakarta, Beritasatu.com - Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan melayangkan kritik terhadap kajian Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait usulan pembatasan masa jabatan ketua umum partai politik maksimal dua periode.

Juru bicara PDIP, Mohamad Guntur Romli, menilai KPK telah keluar dari tugas pokok dan fungsinya dengan masuk ke ranah internal partai politik. “KPK seharusnya fokus pada penindakan dan pencegahan korupsi yang berkaitan dengan penyelenggara negara dan kerugian keuangan negara,” ujar Guntur, Kamis (24/4/2026).

Ia juga menilai kajian tersebut berpotensi bertentangan dengan prinsip konstitusi. Menurutnya, partai politik merupakan badan hukum yang memiliki otonomi internal sebagai organisasi sukarela.

ADVERTISEMENT

Guntur menegaskan, usulan tersebut dapat melanggar prinsip kebebasan berserikat dan berkumpul sebagaimana diatur dalam Pasal 28E ayat (3) UUD 1945 serta Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2011 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2008 tentang Partai Politik (UU Parpol).

Selain itu, ia mengingatkan wacana pembatasan masa jabatan ketua umum partai juga berisiko dipolitisasi dan disalahgunakan. “Intervensi terhadap durasi kepemimpinan partai sangat rawan dijadikan alat politik,” tegasnya.

Menurut Guntur, jika kajian tersebut diterapkan menjadi kebijakan, bukan tidak mungkin digunakan untuk melemahkan atau menggulingkan lawan politik. 

Terkait hal itu, PDIP meminta KPK tetap berada di koridornya sebagai lembaga penegak hukum, khususnya dalam mengawasi aliran dana dan mencegah penyalahgunaan wewenang oleh pejabat publik.  “KPK sebaiknya fokus pada pengawasan dan pencegahan korupsi, bukan mencampuri kedaulatan organisasi partai politik,” pungkasnya.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

PDIP Panaskan Mesin Politik di Lumajang, Sinyal Pertahankan Kekuasaan

PDIP Panaskan Mesin Politik di Lumajang, Sinyal Pertahankan Kekuasaan

JAWA TIMUR
Besok, Megawati Ziarah ke Makam Bung Karno dan Resmikan Patung di Blitar

Besok, Megawati Ziarah ke Makam Bung Karno dan Resmikan Patung di Blitar

NASIONAL
PDIP Beri Sinyal Megawati Hadir Upacara Hari Pancasila Bersama Prabowo

PDIP Beri Sinyal Megawati Hadir Upacara Hari Pancasila Bersama Prabowo

NASIONAL
Ketua DPRD Sitaro Djon Janis Meninggal pada Usia 60 Tahun

Ketua DPRD Sitaro Djon Janis Meninggal pada Usia 60 Tahun

NUSANTARA
Terungkap Isi Pertemuan Megawati-Prabowo, Ternyata Terkait Demo Agustus 2025

Terungkap Isi Pertemuan Megawati-Prabowo, Ternyata Terkait Demo Agustus 2025

NASIONAL
PDIP Soroti Usulan Yusril Soal Ambang Batas Parlemen

PDIP Soroti Usulan Yusril Soal Ambang Batas Parlemen

NASIONAL

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon