Kecelakaan Kereta Bekasi Timur, Polisi Dalami Perlintasan Sebidang
Kamis, 30 April 2026 | 15:08 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Kepolisian terus mendalami insiden tabrakan kereta yang terjadi di Stasiun Bekasi Timur, Jawa Barat. Fokus penyelidikan saat ini mengarah pada perlintasan sebidang yang diduga menjadi lokasi awal terjadinya kecelakaan.
"Kita fokus di perlintasan sebidang, kejadian awal terjadinya kecelakaan antara kereta dengan taksi," kata Direktur Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Metro Jaya, Kombes Pol Komarudin, Kamis (30/4/2026).
Menurut Komarudin, investigasi teknis terkait tabrakan antarkereta akan dilakukan oleh Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT). Sementara itu, kepolisian akan menelusuri kemungkinan adanya empat faktor penyebab kecelakaan.
Keempat faktor tersebut meliputi unsur manusia (human error), kondisi kendaraan, kondisi jalan, serta faktor cuaca saat kejadian.
"Ini yang kami lihat, mulai dari cuaca saat itu seperti apa, jalannya bagaimana, kendaraannya seperti apa, terus ada tidak unsur kelalaian dari pengendaranya. Itu masih dalam kajian ataupun penelitian kita," ujarnya.
Selain itu, polisi juga mendalami kondisi teknis kendaraan taksi yang terlibat dalam insiden tersebut. Pemeriksaan dilakukan untuk memastikan apakah kendaraan tersebut laik jalan atau tidak, termasuk kelengkapan uji KIR sebagai syarat operasional angkutan umum.
"Sebagaimana lazimnya kecelakaan yang terjadi, proses pemeriksaan itu bukan hanya kepada sopir, tetapi kita juga melihat kondisi angkutan, terutama angkutan-angkutan umum. Dia harus melalui tahapan uji laik kendaraan, KIR-nya seperti apa," tutur Komarudin.
Meski demikian, hingga kini kepolisian belum dapat memastikan penyebab utama kecelakaan kereta di Bekasi Timur tersebut. Proses penyelidikan masih berlangsung, termasuk pemeriksaan terhadap sopir taksi yang terlibat.
"Masih proses pemeriksaan, karena kita maraton. Kita cek semuanya, mulai dari kesehatannya, kondisi psikologisnya seperti apa," pungkasnya.
Insiden kecelakaan kereta di Bekasi Timur ini menjadi perhatian publik karena melibatkan transportasi massal dan menimbulkan korban. Pemerintah dan aparat terkait diharapkan dapat mengungkap penyebab pasti kecelakaan sekaligus meningkatkan sistem keselamatan, khususnya di perlintasan sebidang.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
Trump Larang Pungutan Biaya di Selat Hormuz
B-FILES
Diplomasi Internasional demi Benefit Nasional
Khamami Zada
Negara yang Ikut Berkurban
Timothy Ivan Triyono
Piala Dunia 2026: 2 Gol Undav Bawa Jerman Comeback Lawan Pantai Gading




