ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Kecelakaan Kereta Bekasi Timur, Polisi Dalami Perlintasan Sebidang

Kamis, 30 April 2026 | 15:08 WIB
MR
HH
Penulis: Muhammad Aulia Rahman | Editor: HP
Kondisi taksi yang tertemper KRL di Stasiun Bekasi Timur pada Senin 27 April 2026 malam.
Kondisi taksi yang tertemper KRL di Stasiun Bekasi Timur pada Senin 27 April 2026 malam. (Beritasatu.com/Istimewa/X)

Jakarta, Beritasatu.com - Kepolisian terus mendalami insiden tabrakan kereta yang terjadi di Stasiun Bekasi Timur, Jawa Barat. Fokus penyelidikan saat ini mengarah pada perlintasan sebidang yang diduga menjadi lokasi awal terjadinya kecelakaan.

"Kita fokus di perlintasan sebidang, kejadian awal terjadinya kecelakaan antara kereta dengan taksi," kata Direktur Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Metro Jaya, Kombes Pol Komarudin, Kamis (30/4/2026).

Menurut Komarudin, investigasi teknis terkait tabrakan antarkereta akan dilakukan oleh Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT). Sementara itu, kepolisian akan menelusuri kemungkinan adanya empat faktor penyebab kecelakaan.

ADVERTISEMENT

Keempat faktor tersebut meliputi unsur manusia (human error), kondisi kendaraan, kondisi jalan, serta faktor cuaca saat kejadian.

"Ini yang kami lihat, mulai dari cuaca saat itu seperti apa, jalannya bagaimana, kendaraannya seperti apa, terus ada tidak unsur kelalaian dari pengendaranya. Itu masih dalam kajian ataupun penelitian kita," ujarnya.

Selain itu, polisi juga mendalami kondisi teknis kendaraan taksi yang terlibat dalam insiden tersebut. Pemeriksaan dilakukan untuk memastikan apakah kendaraan tersebut laik jalan atau tidak, termasuk kelengkapan uji KIR sebagai syarat operasional angkutan umum.

"Sebagaimana lazimnya kecelakaan yang terjadi, proses pemeriksaan itu bukan hanya kepada sopir, tetapi kita juga melihat kondisi angkutan, terutama angkutan-angkutan umum. Dia harus melalui tahapan uji laik kendaraan, KIR-nya seperti apa," tutur Komarudin.

Meski demikian, hingga kini kepolisian belum dapat memastikan penyebab utama kecelakaan kereta di Bekasi Timur tersebut. Proses penyelidikan masih berlangsung, termasuk pemeriksaan terhadap sopir taksi yang terlibat.

"Masih proses pemeriksaan, karena kita maraton. Kita cek semuanya, mulai dari kesehatannya, kondisi psikologisnya seperti apa," pungkasnya.

Insiden kecelakaan kereta di Bekasi Timur ini menjadi perhatian publik karena melibatkan transportasi massal dan menimbulkan korban. Pemerintah dan aparat terkait diharapkan dapat mengungkap penyebab pasti kecelakaan sekaligus meningkatkan sistem keselamatan, khususnya di perlintasan sebidang.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Cerita Dokter Iqbal Selamatkan Korban Kecelakaan Kereta Bekasi

Cerita Dokter Iqbal Selamatkan Korban Kecelakaan Kereta Bekasi

NASIONAL
Kronologi Angkot Tertabrak KRL Nambo-Cibinong hingga Sopir Tewas

Kronologi Angkot Tertabrak KRL Nambo-Cibinong hingga Sopir Tewas

JAWA BARAT
Evakuasi Kereta Rampung, Perjalanan KA di Pasar Senen Kembali Normal

Evakuasi Kereta Rampung, Perjalanan KA di Pasar Senen Kembali Normal

JAKARTA
Tabrakan Maut KA di Bekasi Seharusnya Bisa Dicegah

Tabrakan Maut KA di Bekasi Seharusnya Bisa Dicegah

NASIONAL
Menhub Evaluasi Aspek Keselamatan Perkeretaapian Seusai Kecelakaan

Menhub Evaluasi Aspek Keselamatan Perkeretaapian Seusai Kecelakaan

EKONOMI
Tragedi Bekasi, Alarm Perbaikan Perkeretaapian Nasional

Tragedi Bekasi, Alarm Perbaikan Perkeretaapian Nasional

B-PLUS

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon