ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Momen Prabowo Guyon Soal Pramono Anung di Depan Ribuan Buruh

Jumat, 1 Mei 2026 | 09:34 WIB
S
S
Penulis: Sukarjito | Editor: JTO
Presiden Prabowo Subianto menyampaikan pidato dengan gaya santai dan humor saat peringatan May Day 2026 di Monas, Jakarta.
Presiden Prabowo Subianto menyampaikan pidato dengan gaya santai dan humor saat peringatan May Day 2026 di Monas, Jakarta. (Youtube Setpres/Youtube Setpres)

Jakarta, Beritasatu.com - Pidato Presiden Prabowo Subianto di hadapan buruh dalam peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) 2026 di Monas, Jakarta, Jumat (1/5/2026) berlangsung cair dan penuh sentuhan humor. Gaya komunikasinya yang santai langsung mencairkan suasana di tengah ribuan massa.

Prabowo membuka sambutannya dengan guyonan yang menyinggung kesamaan nama dengan Gubernur Jakarta Pramono Anung. Candaan tersebut disambut tawa dan tepuk tangan para buruh yang hadir.

“Yang saya hormati Pramono Anung Wibowo, 'bowo'-nya sama tetapi beda partai. Namun, untuk buruh tidak ada sekat partai apa pun,” ujar Prabowo.

ADVERTISEMENT

Guyonan itu menjadi pembuka yang efektif sebelum masuk ke pesan utama. Presiden menegaskan isu kesejahteraan buruh harus menjadi kepentingan bersama, tanpa dibatasi perbedaan politik.

Menurut Prabowo, pemerintah membuka ruang kolaborasi lintas partai dalam memperjuangkan hak-hak pekerja. Ia menilai perbedaan afiliasi politik tidak boleh menjadi penghalang dalam merumuskan kebijakan yang berpihak pada buruh.

Pada sisi lain, Perwakilan buruh Ely Rosita Silaban menyampaikan sejumlah tuntutan di hadapan Presiden. Salah satu poin utama adalah dorongan agar pemerintah segera meratifikasi Konvensi Organisasi Perburuhan Internasional (ILO) Nomor 188 terkait perlindungan pekerja sektor perikanan.

Tuntutan tersebut sejalan dengan aspirasi buruh dalam beberapa tahun terakhir yang menilai ratifikasi konvensi ILO penting untuk melindungi pekerja di sektor kelautan dan perikanan.

Selain itu, buruh juga menyoroti perlunya pembaruan regulasi ketenagakerjaan. Isu yang diangkat meliputi sistem kontrak kerja, pengupahan, serta praktik outsourcing yang dinilai masih merugikan pekerja.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

May Day di Bandung Ricuh, Farhan: Aksi Anarkistis Tak Dibenarkan

May Day di Bandung Ricuh, Farhan: Aksi Anarkistis Tak Dibenarkan

JAWA BARAT
6 Jenis Pekerjaan Outsourcing yang Sah Berdasarkan Aturan Baru 2026

6 Jenis Pekerjaan Outsourcing yang Sah Berdasarkan Aturan Baru 2026

NASIONAL
Hasto Kristiyanto dan Rano Karno Kompak Hadiri Perayaan Hari Buruh

Hasto Kristiyanto dan Rano Karno Kompak Hadiri Perayaan Hari Buruh

NASIONAL
Libur Panjang, Penumpang Whoosh Diprediksi 22.000 Orang Hari Ini

Libur Panjang, Penumpang Whoosh Diprediksi 22.000 Orang Hari Ini

EKONOMI
Polda Metro Pulangkan 101 Orang yang Diamankan Saat May Day di Jakarta

Polda Metro Pulangkan 101 Orang yang Diamankan Saat May Day di Jakarta

JAKARTA
Nikmati Libur Hari Buruh, 5.863 Wisatawan Tamasya ke Kepulauan Seribu

Nikmati Libur Hari Buruh, 5.863 Wisatawan Tamasya ke Kepulauan Seribu

JAKARTA

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon