ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Tim Independen Perlu Dibentuk Usut Dugaan Keterkaitan Polri dan Judi Online

Kamis, 18 Agustus 2022 | 21:40 WIB
MR
JM
Penulis: Muhammad Aulia Rahman | Editor: JEM
Ilustrasi judi online
Ilustrasi judi online (Istimewa)

Jakarta, Beritasatu.com – Publik kini tengah dihebohkan dengan adanya dugaan keterkaitan antara sejumlah petinggi Polri dengan jaringan judi online. Terkait hal itu, tim independen dinilai perlu dibentuk demi mengungkap kebenaran yang sesungguhnya dari dugaan yang tengah viral di media sosial (medsos) itu.

"Kalau perlu tim independen melibatkan eksternal Polri, sehingga lebih dipercaya hasilnya," ujar mantan Kepala Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK), Yunus Husein kepada wartawan, Kamis (18/8/2022).

Terkait dugaan itu, Yunus menilai tidak cukup hanya sebatas pada menelusuri aliran uang semata. Menurutnya, pengusutan dugaan itu perlu dilakukan di bagian hulu, yakni penyebab terkait dugaan keterkaitan tersebut. Transaksi aliran uang dia pandang bukan akar permasalahan dugaan tersebut.

Baca Juga: Judi Online Beromzet Miliaran Dibongkar

ADVERTISEMENT

Yunus mengingatkan, bila dugaan ini hanya diusut oleh internal Polri saja, berpotensi memicu pertanyaan di publik luas. Dia menekankan pentingnya kehadiran tim independen dari eksternal Polri seperti berasal dari Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) hingga Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas).

Pihak dari eksternal Polri diperlukan agar dapat bekerja secara independen dalam mencari kebenaran dari dugaan tersebut. Adapun nantinya, hasil penelusuran dari tim independen tersebut dapat lebih dipercaya oleh publik.

"Bagaimana menyelesaikan ini secara tuntas dan diselesaikan akar masalahnya tadi, dibuat tim-tim yang independen," ungkapnya.

Sebagai informasi, beredar luas di medsos sebaran peta grafik berjudul "Kaisar Sambo dan Konsorsium 303". Sebaran ini terdiri dari enam halaman dan menampilkan sejumlah nama anggota Polri, perwira tinggi, menengah, dan pertama lengkap dengan jabatannya.

Baca Juga: Polisi Tangkap Agen Judi Online di Cengkareng

Aliran dana ini diduga dari bandar judi online yang juga muncul namanya dalam bagan tersebut. Konsorsium 303 dalam bagan ini mengacu pada sejumlah nama sipil yang dikaitkan dengan bandar judi di sejumlah wilayah. Para bandar selalu lolos dalam operasi pemberantasan judi lantaran memiliki beking kuat.

Wajah Sambo berada paling atas dalam bagan tersebut dibubuhi keterangan, "Setiap tahun Ferdy Sambo dan kroninya menerima setoran lebih dari Rp 1,3 triliun".

Selain itu ada juga tulisan, "Di kalangan bandar judi, Ferdy Sambo dikenal dengan sebutan Kaisar Sambo".



 

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Bareskrim Limpahkan 5 Tersangka Kasus Judol dan Uang Rp 55 M ke Jaksa

Bareskrim Limpahkan 5 Tersangka Kasus Judol dan Uang Rp 55 M ke Jaksa

NASIONAL
Markas Judol Beromzet Rp 7 M di Medan Digerebek, 19 Orang Diringkus

Markas Judol Beromzet Rp 7 M di Medan Digerebek, 19 Orang Diringkus

SUMATERA UTARA
Penampakan Uang Rp 530 Miliar dari Bos Judol Oei Hengky Wiryo

Penampakan Uang Rp 530 Miliar dari Bos Judol Oei Hengky Wiryo

NASIONAL
7 Tahun Beroperasi, Oei Hengky Wiryo Raup Rp 530 M dari 14 Situs Judol

7 Tahun Beroperasi, Oei Hengky Wiryo Raup Rp 530 M dari 14 Situs Judol

NASIONAL
Pelaku Judi Online Sulit Sembuh Tanpa Terapi Medis

Pelaku Judi Online Sulit Sembuh Tanpa Terapi Medis

LIFESTYLE
Sebar Stiker QR Judi Online di Jaksel, Pria 38 Tahun Ditangkap

Sebar Stiker QR Judi Online di Jaksel, Pria 38 Tahun Ditangkap

JAKARTA

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT