Pengamat: Fire Motor Lebih Baik Ketimbang Pawang Geni

Senin, 4 Maret 2013 | 18:13 WIB
LT
YD
Penulis: Lenny Tristia Tambun | Editor: YUD
Pemadam Kebakaran (Damkar) Pawang Geni berusaha memadamkan api
Pemadam Kebakaran (Damkar) Pawang Geni berusaha memadamkan api (Beritasatu.com/Lenny Tristia Tambun)

Jakarta - Pemprov DKI diminta untuk lebih mengaktifkan 110 fire motor yang sudah ada, daripada melakukan pengadaan baru alat pemadam kebakaran bernama pawang geni. Karena fire motor dipandang lebih efektif memadamkan api daripada pawang geni.

Seperti dipaparkan pengamat perkotaan Yayat Supriyatna alat-alat pemadam kebakaran hanya perangkat untuk menanggulangi kebakaran. Efektif atau tidaknya alat-alat tersebut, baik fire motor atau pawang geni, tergantung dari kebutuhan wilayah.

Karena itu seharusnya, sebelum membeli alat-alat untuk memadamkan api di kawasan kumuh, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penanggulangan Bencana (Damkar dan PB) DKI Jakarta harus melakukan survey kebutuhan wilayah.

"Dengan survei, pembelian alat-alat pemadam kebakaran dapat lebih bermanfaat dan lebih efektif sesuai dengan kebutuhan warga Jakarta," kata Yayat, Senin (4/3).

Konsep permukiman di Jakarta juga harus diperhatikan. Dulu pada dekade 1960an 70an, di setiap kawasan permukiman selalu ada gang atau jalan khusus kebakaran sehingga bisa dilewati armada damkar jika terjadi kebakaran.

Disamping itu, Yayat lebih memilih Dinas Damkar dan PB DKI untuk mengoptimalkan keberadaan 110 motor pemadam kebakaran yang sudah ada, daripada membeli alat-alat pemadam kebakaran yang baru. Meskipun harga dari alat-alat tersebut lebih murah, namun tetap saja pengadaannya menggunakan anggaran dalam APBD DKI.

"Menurut saya, fire motor itu sudah canggih. Sudah dilengkapi dengan alat-alat modern dan daya semprotnya lebih jauh dibandingkan pawang geni. Jadi optimalkan saja fire motor itu," ujarnya.

Dia menilai, pawang geni bukan solusi yang tepat untuk mengatasi kebakaran di wilayah DKI Jakarta. Pawang geni hanya bisa dipakai untuk memadamkan kebakaran dalam skala kecil saja. Karena tenaga yang dipakai untuk mengoperasikan pawang geni adalah tenaga manusia.

"Sumber tenaganya manusia, ditambah lagi ketersediaan air dan kapasitas pompa serta selang yang ada di pawang geni tidak mungkin memadamkan kebakaran dalam skala sedang atau besar.

Wakil Ketua Komisi A DPRD DKI TS Yance mengatakan Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi) harus melakukan kajian ulang sebelum mengadakan pawang geni untuk menggantikan fire motor.  Termasuk, mengkaji peristiwa saat simulasi kebakaran pada HUT Damkar dan PB belum lama ini, Pawang Geni terbukti gagal memadamkan api.

"Kami meminta ada kajian ulang Pawang Geni sebelum Jokowi membelinya secara massal. Lebih baik berdayakan fire motor. Sebab alat ini digerakkan oleh motor sehingga bisa masuk ke dalam gang-gang sempit bila terjadi kebakaran di kawasan kumuh. Dan lebih cepat membantu memadamkan api sebelum meluas karena kapasitas kecepatan air yang keluar dari selang," jelas politisi asal Fraksi Demokrat.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon