Datanya Diretas Ransomware, ION Dilaporkan Bayar Uang Tebusan ke Hacker
Sabtu, 4 Februari 2023 | 08:20 WIB
"Ketika seorang korban dihapus dari daftar, itu paling sering berarti bahwa korban telah setuju untuk memasuki negosiasi atau telah membayar," kata pakar ransomware Brett Callow dari perusahaan keamanan siber Emsisoft yang berbasis di Selandia Baru.
Callow mengatakan ada kemungkinan di luar bahwa ada beberapa penjelasan lain untuk Lockbit yang mundur secara terbuka.
"Itu mungkin berarti geng ransomware bersikap dingin atau memutuskan untuk tidak melanjutkan pemerasan karena alasan lain," katanya.
Ransomware telah muncul sebagai salah satu momok internet yang paling mahal dan mengganggu. Hingga Jumat malam, dari situs web hacker Lockbit saja menghitung 54 korban yang telah diretas, termasuk sebuah stasiun televisi di California, sebuah sekolah di Brooklyn dan sebuah kota di Michigan.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
Dalami Nilai Investasi PPT ET, KPK Periksa Dirut PT CEP
Arjuna, Sapi Berbobot 1,18 Ton Asal Palembang Jadi Kurban Prabowo
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Polisi Temukan Senjata Tajam di TKP Mahasiswi Unpad Dilindas Motor




