Karyawan Money Changer Dirampok, Puluhan Ribu Dollar Raib
Jumat, 12 Juli 2013 | 21:12 WIB
Jakarta - Dua karyawan money changer PT Esa Pratama atas nama Jimmy dan Khan Fuk Pin, menjadi korban pencurian dengan kekerasan. Pencurian yang terjadi di kamar 3008 Hotel Aston, Taman Rasuna, Setiabudi, Jakarta Selatan tersebut membuat korban mengalami kerugian sekitar $24.500 atau setara Rp244 juta.
Kanit Reskrim Polsek Metro Setiabudi, Kompol Riftazudin, mengatakan peristiwa pencurian dengan kekerasan itu terjadi sekitar pukul 11.30 WIB.
"Telah terjadi kasus pencurian dengan kekerasan, di Hotel Aston, Kamar 3008, Taman Rasuna, Setiabudi, Jakarta Selatan, pukul 11.30. Korban atas nama Jimmy dan Khan Fuk Pin, karyawan PT Esa Pratama," ujar Riftazudin, Jumat (12/7).
Riftazudin menuturkan, peristiwa pencurian itu berawal ketika para pelaku diduga berjumlah enam orang, satu diantaranya perempuan, melakukan permintaan pertukaran uang melalui telepon dengan PT Esa Pratama sebesar $24.500 US Dollar.
"Setelah deal, pihak pelaku meminta uang itu diantar ke Hotel Aston Kamar 3008. Jimmy dan Khan Fuk Pin, kemudian mengantarnya," ungkapnya.
Ia melanjutkan, sesampainya di lokasi, seorang tersangka perempuan membukakan pintu dan mempersilahkan keduanya masuk ke dalam. Selanjutnya, pintu dikunci dan tiba-tiba keluar lima orang dari dalam kamar.
Sejurus kemudian, para pelaku langsung menyergap kedua korban, diikat kaki serta tangannya dan mulutnya dilakban. "Lalu, pelaku mengambil uang dan melarikan diri," katanya.
Riftazudin mengatakan, para korban berhasil melepaskan diri, sekitar pukul 15.00 dan melaporkan peristiwa itu ke polisi.
"Saat ini kami sedang melakukan penelusuran dan pendalaman. Pelakunya masih dalam pencarian," tandasnya.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
Dalami Nilai Investasi PPT ET, KPK Periksa Dirut PT CEP
Arjuna, Sapi Berbobot 1,18 Ton Asal Palembang Jadi Kurban Prabowo
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Polisi Temukan Senjata Tajam di TKP Mahasiswi Unpad Dilindas Motor




